5G dan AI jadi kunci ekonomi digital Indonesia, dibahas dalam IndoTelko Forum 2026 di Jakarta.
5G dan AI jadi kunci ekonomi digital Indonesia, dibahas dalam IndoTelko Forum 2026 di Jakarta.

5G dan AI Jadi Kunci Ekonomi Digital Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati • 30 April 2026 05:58
Ringkasnya gini..
  • IndoTelko Forum 2026 soroti 5G dan AI sebagai kunci ekonomi digital.
  • 5G jadi infrastruktur utama untuk mendukung pertumbuhan AI di Indonesia.
  • Percepatan 5G dinilai penting untuk capai visi Indonesia Emas 2045.
Jakarta: IndoTelko Group kembali menggelar IndoTelko Forum 2026 di Jakarta pada Rabu (29/4/2026), dengan menyoroti peran teknologi 5G dan kecerdasan buatan (AI) sebagai fondasi utama dalam mendorong ekonomi digital Indonesia. 
 
Forum ini menjadi ruang diskusi lintas pemangku kepentingan untuk menyelaraskan langkah dalam menghadapi percepatan transformasi digital nasional.
 
Dalam forum tersebut, transformasi digital Indonesia disebut telah memasuki fase krusial yang ditopang oleh sinergi antara 5G dan AI. 

Teknologi 5G berperan sebagai infrastruktur utama dengan konektivitas ultra-cepat, latensi rendah, dan kapasitas besar, sementara AI menjadi pendorong inovasi di berbagai sektor.
 
Survei Ericsson ConsumerLab juga menunjukkan bahwa meningkatnya adopsi AI mendorong kebutuhan akan jaringan yang lebih andal dan konsisten. Dalam konteks ini, 5G memiliki dua peran strategis, yaitu mengakomodasi lonjakan volume data serta menjadi infrastruktur kritikal nasional yang mendukung pengembangan AI secara luas.
 
Co-founder Indotelko Group, Setia Gunawan, menekankan bahwa tanpa dukungan konektivitas yang kuat, Indonesia berpotensi tertinggal dalam memanfaatkan peluang AI.
 
“Permintaan terhadap AI meningkat sangat cepat, dan tanpa dukungan konektivitas 5G yang kuat, Indonesia berisiko tertinggal dalam memanfaatkan peluang ini,” ungkap Gunawan.
 
“Melalui IndoTelko Forum, kami membuka dialog multistakeholder untuk menyatukan langkah dalam menjawab tantangan dan memaksimalkan peluang 5G, sehingga Indonesia dapat meraih manfaat optimal dan mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” kata Gunawan.
 
Dari sisi pemerintah, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan dukungan kebijakan yang adaptif dan mendorong investasi.
 
“Transformasi digital juga membutuhkan kerangka kebijakan dan regulasi yang adaptif. Pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang tidak hanya menjaga tata kelola, tapi juga mendorong inovasi dan investasi,” tuturnya.
 
“Arah kebijakan Komdigi mencakup percepatan pengembangan teknologi melalui optimalisasi spektrum, penyusunan tata kelola yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, penguatan perlindungan data pribadi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan infrastruktur digital,” jelas Wayan.
 
Sementara itu, President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menilai 5G sebagai fondasi strategis bagi pengembangan AI dalam skala besar di Indonesia.
 
“5G akan menjadi fondasi digital yang krusial bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, sekaligus infrastruktur strategis yang memungkinkan teknologi AI berkembang dalam skala besar,” jelas Nora.
 
“Di Indonesia, 5G diproyeksikan berkontribusi hingga US$41 miliar terhadap PDB nasional pada periode 2024 hingga 2030 melalui berbagai inovasi yang lahir dari platform ini,” tambahnya.
 
Nora menilai untuk memaksimalkan potensi tersebut, mempercepat penggelaran jaringan 5G Standalone (SA) menjadi langkah penting untuk mendukung lonjakan penggunaan data seluler dan muatan kerja AI yang terus bertumbuh pada berbagai sektor industri,” kata Nora Wahby.
 
Diskusi dalam IndoTelko Forum 2026 juga menegaskan bahwa percepatan implementasi 5G menjadi langkah strategis agar Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan AI global. 
 
Infrastruktur 5G yang aman dan tangguh dinilai akan menjadi fondasi utama dalam mendukung inovasi di berbagai sektor, mulai dari industri hingga layanan publik.
 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA