Kini, merek legendaris tersebut kembali muncul ke permukaan. Bukan dengan komputer atau konsol game baru, melainkan melalui sebuah ponsel lipat unik bernama Commodore Callback 8020 yang mengusung konsep berbeda dari smartphone modern.
Alih-alih menawarkan lebih banyak aplikasi dan fitur media sosial, perangkat ini justru dirancang untuk membantu pengguna mengurangi ketergantungan terhadap internet dan scrolling tanpa henti.
Siapa Itu Commodore?
Commodore dikenal luas sebagai perusahaan yang melahirkan Commodore 64, komputer rumahan yang hingga kini masih tercatat sebagai salah satu komputer pribadi terlaris sepanjang sejarah.Dirilis pada awal 1980-an, Commodore 64 menjadi perangkat yang memperkenalkan komputasi dan game rumahan kepada jutaan pengguna di seluruh dunia. Selain komputer, perusahaan ini juga dikenal melalui berbagai perangkat elektronik dan sistem hiburan yang populer pada masanya.
Meski begitu, Commodore asli telah lama berhenti beroperasi. Merek yang hadir saat ini berada di bawah naungan Commodore International Corporation (CIC), perusahaan yang didirikan pada 2025 oleh kreator teknologi dan YouTuber Christian Simpson setelah mengakuisisi hak penggunaan nama serta logo Commodore.
Artinya, ini bukan kebangkitan langsung perusahaan Commodore lama, melainkan perusahaan baru yang menghidupkan kembali salah satu nama paling ikonik dalam sejarah teknologi.
Callback 8020, Ponsel yang Berada di Tengah
Commodore menyebut Callback 8020 sebagai perangkat yang berada di antara smartphone dan feature phone.Secara desain, perangkat ini mengusung model flip phone yang mengingatkan pada ponsel era awal 2000-an. Namun di balik tampilannya yang retro, Callback 8020 dibekali sistem operasi Sailfish OS dari Jolla.
Sistem operasi tersebut berbasis Android tetapi tidak menggunakan layanan Google secara penuh. Meski demikian, Commodore mengklaim perangkat ini masih dapat menjalankan hingga 99 persen aplikasi Android melalui lapisan kompatibilitas khusus.
Keunikan terbesar Callback 8020 terletak pada filosofi penggunaannya. Commodore secara sengaja memblokir media sosial, browser internet, aplikasi email, serta aplikasi kerja pada level sistem operasi.
Tujuannya adalah mengurangi kebiasaan doomscrolling atau aktivitas menggulir media sosial secara berlebihan yang semakin umum terjadi saat ini.
Layar sentuh perangkat juga dinonaktifkan secara bawaan sehingga pengguna lebih banyak berinteraksi menggunakan tombol fisik dan metode pengetikan T9 yang populer di era feature phone.
Menurut Commodore, pendekatan ini menghadirkan pengalaman digital yang lebih sehat dan membantu pengguna lebih fokus pada aktivitas sehari-hari.
Spesifikasi Commodore Callback 8020
Meski tampil retro, spesifikasi perangkat ini cukup modern untuk kebutuhan dasar.Commodore Callback 8020 dibekali layar utama 3,25 inci beresolusi 480 x 640 piksel dan layar eksternal 1,77 inci. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Helio G81, dipadukan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.
Kapasitas penyimpanan masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD, bahkan Commodore menyertakan kartu microSD 32GB dalam paket penjualannya.
Untuk fotografi, tersedia kamera belakang 48MP menggunakan sensor Sony yang mendukung autofocus dan flash.

Perangkat ini juga dilengkapi konektivitas LTE, WiFi, Bluetooth, GPS, jack audio 3,5 mm, serta baterai 1.550 mAh yang dapat dilepas dan diganti pengguna, fitur yang kini semakin langka di smartphone modern.
Sebagai bagian dari strategi nostalgia, Commodore turut menyertakan sejumlah game klasik Commodore 64 di perangkat ini.
Perusahaan menyebut game yang dipilih telah dikurasi agar tidak memiliki sifat adiktif seperti banyak game mobile modern.
Sementara itu, layar eksternal Callback 8020 menggunakan tampilan merah khas yang terinspirasi kalkulator Commodore era 1970-an. Layar tersebut hanya menampilkan informasi penting seperti jam, tanggal, baterai, dan sinyal tanpa notifikasi media sosial.
Harga dan Ketersediaan
Commodore Callback 8020 akan mulai dibuka untuk pre-order pada 30 Juni 2026. Perangkat ini dijual mulai USD499,99 atau sekitar Rp8 jutaan untuk varian standar.Sementara itu, varian Starlight Edition dibanderol USD549,99 dan Founders Edition mencapai USD640 karena menggunakan tombol logo Commodore berlapis emas 24 karat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda