Samsung Galaxy S26 Series hadir dengan sistem operasi berbasis AI (AI OS), memungkinkan kecerdasan buatan bekerja secara sistemik.
Samsung Galaxy S26 Series hadir dengan sistem operasi berbasis AI (AI OS), memungkinkan kecerdasan buatan bekerja secara sistemik.

Galaxy S26 Series Gunakan OS Berbasis AI untuk Pengalaman Lebih Cerdas

Lufthi Anggraeni • 28 Februari 2026 13:08
Ringkasnya gini..
  • Samsung Galaxy S26 Series menggunakan sistem operasi baru berbasis AI (AI OS), memungkinkan operasi cerdas di level sistem, bukan sekadar aplikasi tunggal.
  • Sistem ini terintegrasi dengan Android 16 dan One UI 8.5, serta mendukung fitur Galaxy AI yang bekerja lintas aplikasi.
  • Fleksibilitas agen AI seperti Google Gemini dan Perplexity memberikan pengalaman interaktif lebih luas serta otomatisasi tugas sehari-hari.
Jakarta: Samsung secara resmi mengumumkan bahwa lini flagship terbarunya, Galaxy S26 Series, akan menghadirkan sistem operasi baru yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan atau AI OS.
 
Mengutip Phone Arena, teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan perangkat dalam menyelesaikan tugas rumit dan otomatisasi operasi antar-aplikasi, sehingga pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih intuitif dan responsif dibandingkan dengan smartphone tradisional.
 
Menurut Samsung, sistem operasi baru ini dikembangkan bekerja sama dengan Google sebagai bagian dari evolusi Android yang kini bergerak menuju intelligent system atau sistem cerdas. AI berperan aktif di tingkat OS, memungkinkan ponsel menjalankan fungsi tertentu secara otomatis dan terintegrasi tanpa perlu input manual berulang.

Sistem operasi yang digunakan oleh Galaxy S26 Series berbasis Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5, yang telah dioptimalkan untuk mendukung Galaxy AI. AI OS ini tidak hanya menambah fitur kecerdasan buatan pada aplikasi tunggal.
 
Sistem tersebut juga memungkinkan AI bekerja lintas aplikasi untuk membantu menyelesaikan tugas seperti pengelolaan jadwal, respon otomatis, dan saran kontekstual yang dipersonalisasi. Salah satu implementasinya adalah integrasi berbagai agen AI seperti Google Gemini, serta opsi tambahan seperti agen Perplexity yang bekerja sebagai asisten pintar langsung dari sistem.
 
Pengguna Galaxy S26 dapat mengakses fungsi-fungsi ini melalui perintah suara, termasuk perintah spesifik seperti “Hey Plex”, atau melalui kontrol lainnya yang mendukung workflow AI lebih luas. Menurut Google, evolusi Android melalui penggabungan kemampuan AI ke dalam sistem inti ini menandai pergeseran dari sekadar sistem operasi menjadi intelligent Android.
 
Dengan demikian, sistem inti tersebut berfokus tidak hanya pada antarmuka dan performa, tetapi juga pada dukungan fungsi cerdas yang memudahkan aktivitas sehari-hari pengguna.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA