Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 hadir dengan AI di Samsung Health untuk memantau kondisi tubuh, olahraga, tidur, hingga proses recovery.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 hadir dengan AI di Samsung Health untuk memantau kondisi tubuh, olahraga, tidur, hingga proses recovery.

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Resmi Hadir, Samsung Andalkan AI untuk Baca Kondisi Tubuh

Cahyandaru Kuncorojati • 02 Agustus 2026 09:27
Ringkasnya gini..
  • Samsung Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 mengandalkan AI untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dari tidur hingga recovery.
  • One UI 9 Watch menghadirkan fitur Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index di Samsung Health.
  • Galaxy Watch Ultra2 dibekali Snapdragon Wear Elite, layar 5.000 nits, dan baterai 800 mAh, sementara Galaxy Watch9 untuk penggunaan harian.
Jakarta: Samsung semakin memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di perangkat wearable melalui Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9. 
 
Kedua smartwatch terbaru ini tidak hanya berfungsi sebagai pelacak aktivitas, tetapi juga dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh mulai dari kualitas tidur, kesiapan berolahraga, hingga proses pemulihan (recovery) setelah aktivitas fisik.
 
Pendekatan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pemantauan kesehatan digital. 

Samsung mencatat saat ini terdapat lebih dari 2,5 juta pengguna aktif Samsung Health di Indonesia, menunjukkan bahwa wearable kini dimanfaatkan bukan sekadar menghitung langkah atau kalori, tetapi juga untuk membantu pengguna mengambil keputusan berdasarkan data kesehatan yang dikumpulkan setiap hari.
 
Melalui pembaruan One UI 9 Watch, Samsung menghadirkan sejumlah fitur kesehatan baru seperti Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index. Berbagai fitur tersebut memanfaatkan data biometrik pengguna untuk menghasilkan analisis yang lebih personal mengenai kondisi tubuh.
 
"Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 bukan hanya smartwatch yang digunakan ketika berolahraga. Sebagai health companion, keduanya membantu pengguna memahami sinyal tubuh sepanjang hari,” tutur Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
 
“Melalui One UI 9 di aplikasi Samsung Health, kami menghadirkan fitur Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index untuk mengubah wearables ini dari sekadar activity tracker tetapi juga sebagai pendamping kesehatan yang bekerja sejak pengguna berolahraga, beristirahat, hingga menyelesaikan aktivitas fisik," jelasnya.
 

AI Bantu Membaca Kondisi Tubuh Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Resmi Hadir, Samsung Andalkan AI untuk Baca Kondisi Tubuh
 
Samsung menjelaskan pemantauan kesehatan dimulai bahkan ketika pengguna sedang tidur. 
 
Saat dikenakan pada malam hari, Galaxy Watch Ultra2 maupun Galaxy Watch9 memanfaatkan Samsung BioActive Sensor untuk mengumpulkan berbagai data biometrik, seperti detak jantung saat istirahat, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, hingga kadar oksigen dalam darah.
 
Seluruh data tersebut kemudian diolah menjadi ringkasan kondisi tubuh melalui fitur Vitals. 
 
Sementara itu, Heart Health Score memberikan gambaran kondisi kardiovaskular berdasarkan kombinasi kualitas tidur, aktivitas harian, tingkat stres, dan komposisi tubuh sehingga pengguna dapat mengetahui apakah tubuh siap menjalani latihan atau justru membutuhkan waktu istirahat lebih banyak.
 
Setelah aktivitas olahraga selesai, fitur Daily Cardio Load membantu mengevaluasi apakah intensitas latihan sudah sesuai dengan kemampuan tubuh. 
 
Di sisi lain, Fitness Index memanfaatkan data komposisi tubuh dan riwayat aktivitas untuk memantau perkembangan kebugaran sekaligus menjadi acuan dalam menyusun target latihan berikutnya.
 
 

Galaxy Watch Ultra2 Ditujukan untuk Aktivitas Berat

Meski menjalankan pengalaman Samsung Health yang sama, kedua smartwatch ini memiliki karakter penggunaan yang berbeda.
 
Galaxy Watch9 dirancang sebagai smartwatch ringan untuk penggunaan harian. Sementara itu, Galaxy Watch Ultra2 menyasar pengguna yang gemar berolahraga dengan intensitas tinggi maupun aktivitas luar ruang seperti trail running dan menyelam.
 
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Galaxy Watch Ultra2 menggunakan Snapdragon Wear Elite Platform, layar Super AMOLED dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, serta struktur Air Pocket Structure agar tampilan tetap mudah dilihat di bawah sinar matahari. 
 
Smartwatch ini juga memiliki sertifikasi EN13319, ketahanan air 10ATM, serta IP69K, lengkap dengan fitur Hydration Guidance yang memberikan rekomendasi kebutuhan cairan setelah berolahraga.
 
Di sisi lain, Galaxy Watch9 menawarkan desain yang lebih ringan sehingga nyaman digunakan sepanjang hari sebagai pendamping aktivitas dan pemantauan kesehatan harian.
 

Hadirkan Google Gemini dan Baterai Lebih Besar

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Resmi Hadir, Samsung Andalkan AI untuk Baca Kondisi Tubuh
 
Samsung juga meningkatkan pengalaman penggunaan melalui integrasi AI dan peningkatan perangkat keras.
 
Kedua smartwatch kini mendukung fitur Raise to Talk, yang memungkinkan pengguna mengakses Google Gemini langsung dari pergelangan tangan menggunakan perintah suara tanpa perlu mengeluarkan smartphone. Samsung menyebut AI juga dimanfaatkan untuk menerjemahkan data biometrik menjadi rekomendasi kesehatan yang lebih mudah dipahami pengguna.
 
Dari sisi daya tahan, Galaxy Watch Ultra2 kini dibekali baterai 800 mAh, meningkat sekitar 35 persen dibanding generasi sebelumnya. Sementara Galaxy Watch9 memperoleh peningkatan kapasitas baterai hingga 20 persen pada varian 40 mm.
 
Samsung membuka pre-order Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 sejak 22 Juli 2026. Penjualan perdana di Indonesia dijadwalkan dimulai pada 14 Agustus 2026 dengan harga Rp10.499.000 untuk Galaxy Watch Ultra2, Rp5.999.000 untuk Galaxy Watch9 40 mm, dan Rp6.499.000 untuk Galaxy Watch9 44 mm.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA