Satu NIK Bisa untuk Registrasi Banyak Kartu SIM
Ilustrasi.
Jakarta: Sekarang Anda bisa mendaftarkan lebih dari tiga kartu prabayar menggunakan satu NIK (Nomor Induk Kependudukan). Hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika sampaikan melalui situs resminya kemarin, Senin (7/5/2018). 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika selaku Ketua BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), Ahmad M. Ramli juga telah menyampaikan perubahan ini pada operator telekomunikasi. 

“Selaku Ketua BRTI, saya telah kirimkan surat ke operator seluler agar tidak menunda-nunda pemberian hak kepada outlet mitranya untuk meregistrasikan nomor ke-4, ke 5 dan seterusnya. Ini untuk menjaga keberlangsungan usaha mikro dan kecil yang menjadi salah satu penyokong industri telekomunikasi,” ujar Ramli.  


Sebelum ini, pemerintah membatasi jumlah kartu SIM prabayar yang bisa didaftarkan menggunakan satu NIK, yaitu tiga kartu. Namun, sekarang, BRTI menyebutkan bahwa mereka tidak membatasi jumlah kartu prabayar yang bisa didaftarkan.

Satu syarat yang mereka berikan adalah menggunakan NIK dan nomor KK sendiri. Mereka juga meminta agar operator menjaga kerahasiaan data pelanggan. 

BRTI juga mengumumkan bahwa kartu yang mati karena tidak didaftarkan ulang hingga 30 April kini bisa diaktifkan kembali dengan cara meregistrasi nomor pelanggan baru. Setelah didaftarkan, pulsa atau kredit pulsa yang ada dalam kartu itu akan tetap menjadi milik pelanggan. 

Tujuan BRTI menetapkan kebijakan ini adalah untuk membuat pengguna tidak kehilangan pulsa/kredit pulsa ketika kartu prabayarnya terblokir.

“Dalam surat kami kepada operator seluler, kami meminta agar hak-hak konsumen tetap dijamin,” kata Ramli.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.