Ilustrasi
Ilustrasi

Buka Wadah Baru, Binar Academy Percepat Rekrutmen SDM

Teknologi pendidikan startup
Cahyandaru Kuncorojati • 18 Oktober 2021 11:07
Jakarta: Tidak ada industri di Indonesia yang tumbuh secepat ekonomi digital. Diperkirakan pada tahun 2025, ekonomi digital di Indonesia akan mencapai USD124 miliar, naik dari USD44 miliar pada tahun 2020.
 
Bahkan selama pandemi Covid-19, sektor digital negara ini diproyeksikan tumbuh 10 persen, naik dari USD40 miliar pada tahun 2019. Persaingan bisnis antar perusahaan pun meningkat dan untuk terus bisa bersaing, perusahaan dituntut untuk bertransformasi digital.
 
Beberapa laporan mengemukakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hambatan nomor dua tertinggi untuk transformasi digital karena beberapa perusahaan masih memiliki SDM yang belum berorientasi digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk memecahkan masalah tersebut, Binar Academy menghadirkan Digital Talent Accelerator dan Job Connect. Digital Talent Accelerator difokuskan untuk meningkatkan keterampilan digital karyawan internal sebuah perusahaan, sedangkan Job Connect akan membantu perusahaan mencari talenta-talenta digital baru untuk kebutuhan bisnis mereka.
 
“Saat ini, beberapa perusahaan dihadapkan oleh beberapa masalah menyangkut SDM mereka. Untuk itulah kami hadir, membantu perusahaan-perusahaan bertransformasi secara digital dari sisi SDM karena kami percaya SDM adalah kunci utama untuk mendorong transformasi digital,” kata Alamanda Shantika, CEO Binar Academy.
 
Digital Talent Accelerator memiliki program pelatihan untuk menciptakan produk digital, yang terdiri dari pelatihan membangun aplikasi, desain aplikasi, pengelolaan aplikasi dan lain-lain.
 
Dengan adanya talenta yang dilatih untuk memiliki keterampilan teknologi, perusahaan bisa menciptakan produk digital secara mandiri yang membantu proses bisnis mereka.
 
Selain itu, terdapat pula program workshop untuk menciptakan soft-skill yang sejalan dengan program pelatihan hard-skill sebelumnya. Hal ini diperlukan oleh sebuah perusahaan karena dengan adanya implementasi teknologi terbaru, maka pemikiran talenta-talentanya juga harus menyesuaikan dengan teknologi baru tersebut.
 
Beberapa workshop yang dihadirkan oleh Binar Academy melalui Digital Talent Accelerator antara lain menciptakan pola pikir & budaya digital, analisis data digital, operasional hingga pemasaran. Durasi program pelatihan dan workshop Digital Talent Accelerator mulai dari 6 minggu hingga 4 bulan, tergantung tujuan bisnis perusahaan.
 
“Selain membina, kami melihat banyak perusahaan yang datang ke Binar memiliki masalah dalam mencari talenta-talenta baru yang sudah memiliki keterampilan digital. Solusi Job Connect kami akan memberikan platform untuk mencari talenta yang telah dibekali oleh digital skill serta soft skill yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” tambah Alamanda.
 
Terdapat dua skema rekrutmen Job Connect dari Binar Academy, yaitu menggunakan lulusan dari Binar Academy yang telah menjalani pelatihan keterampilan digital atau mencari talenta di luar lulusan Binar Academy yang telah dikurasi oleh tim khusus dari Binar Academy.
 
Hingga saat ini, Binar Academy mengklaim telah meluluskan lebih dari 4.000 talenta dari Binar Academy Bootcamp. Binar Academy juga telah dipercaya oleh lebih dari 70 perusahaan untuk memberikan solusi serta membantu meningkatkan keterampilan karyawan internal mereka.
 
Salah satunya adalah program Telkomsel Software Developer Academy yang merupakan program kolaborasi antara Telkomsel dengan Binar Academy yang berbentuk program peningkatan kompetensi dan kapabilitas digital.
 
Kolaborasi yang dilakukan oleh Binar Academy dan Telkomsel tersebut berangkat dari kebutuhan Telkomsel dalam mengembangkan kemampuan karyawannya di bidang terapan aplikasi digital, khususnya software developer.
 
Program ini tidak hanya diikuti oleh programmer, tetapi juga karyawan yang berada di berbagai fungsi, mulai dari Network, Sales, hingga Finance. Program critical capability development yang dirancang untuk mendorong talenta internal agar siap untuk menciptakan aplikasi digital ini telah berhasil meluluskan 92 persen pesertanya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif