Winamp Kembali di 2019, Bukan Cuma MP3 Player

Cahyandaru Kuncorojati 17 Oktober 2018 08:22 WIB
Winamp Kembali di 2019, Bukan Cuma MP3 Player
Aplikasi Winamp.
Jakarta: Aplikasi pemutar musik Winamp memiliki banyak kenangan. Mereka punya pembaruan terakhir pada tahun 2013, dan setahun berikutnya dibeli oleh perusahaan bernama Radionomy.

Dikutip dari Tech Crunch, Winamp dikabarkan akan kembali hidup di 2019. Tidak hanya menjadi aplikasi pemutar MP3, tetapi juga layanan audio streaming yang memadukan musik, podcast, dan layanan streaming lainnya.

"Tahun depan dipastikan Winamp akan hadir dalam bentuk baru, dengan tetap mengusung legenda Winamp, kini lebih komplit," ungkap CEO Radionomy, Alexandre Saboundjian.

"Anda dapat mendengarkan MP3 di mana saja, di rumah atau dari layanan cloud, mendengarkan podcast, streaming dari stasiun radio atau menciptakan playlist lagu Anda sendiri," imbuh Saboundjian.

Saboundjian mengaku menyadari bahwa kini konsumen atau penggunanya ingin sebuah aplikasi yang bisa menyediakan beragam konten dan pengalaman, sehingga dia optimistis bahwa aplikasi Winamp nantinya bisa kembali berjaya di beragam perangkat mobile.

Meskipun tidak menyebutkan jumlahnya, Saboundjian mengaku Winamp masih memiliki banyak penggemar yang sebagian besar justru berasal dari luar Amerika Serikat.

Dia juga tidak menyebutkan tanggal pastinya karena tengah fokus mengurus lisensi musik dan konten yang akan diisi ke dalam Winamp. Ini memang permasalahan paling utama yang dihadapi oleh layanan streaming seperti Spotify maupun iTunes.

(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.