Tokocrypto mengumumkan peroleh pendanaan dari Binance, meski tidak menyebutkan jumlahnya.
Tokocrypto mengumumkan peroleh pendanaan dari Binance, meski tidak menyebutkan jumlahnya.

Tokocrypto Raih Pendanaan dari Binance

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 12 Mei 2020 15:59
Jakarta: Tokocrypto mengumumkan perolehan pendanaan investasi dari perusahaan blockchain global, Binance. Investasi ini disebut Tokocrypto akan memanfaatkannya untuk mempercepat pengembangan bisnis mereka.
 
Pengembangan tersebut termasuk dalam hal produk dan layanan baru, pengembangan teknologi, menghadirkan inisiatif-inisiatif baru dalam hal edukasi blockchain di Indonesia, serta ekspansi secara nasional, seperti Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Balikpapan, dan lainnya.
 
"Investasi dari Binance ini akan digunakan untuk menghadirkan dan meningkatkan layanan terbaik dari Tokocrypto di pasar Indonesia, serta mempercepat visi kami dalam menghadirkan ekosistem keuangan terbuka melalui teknologi blockchain," ujar Co-Founder dan CEO Tokocrypto Pang Xue Kai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, Tokocrypto berdiri sejak awal 2018 dan bertujuan untuk mendorong adopsi dan aksesibilitas berkelanjutan dari aset kripto di Indonesia melalui transaksi perdagangan dan layanannya. Pada tahun tersebut, Tokocrypto juga mendapat pendanaan putaran awal dengan salah satu investornya adalah QCP Capital.
 
Sementara itu pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao menyebut bahwa investasi pihaknya di Tokocrypto memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi bersama peluang baru menarik untuk pasar Indonesia, bersama mitra lokal yang telah teregulasi untuk menghadirkan kebebasan dalam hal keuangan.
 
Pada tahun 2019, Tokocrypto menjadi pedagang aset kripto pertama yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Tokocrypto juga didukung oleh dewan penasihat yang sangat berpengalaman dalam dunia aset kripto.
 
Dewan penasihat tersebut termasuk Joshua Ho dan Darius Sit dari QCP Capital, serta Shaun Djie dari Digix, yang telah menjadi penasihat tim sejak 2018. Tokocrypto juga menegaskan komitmennya untuk mengembangkan berbagai inisiatif baru.
 
Inisiatif tersebut termasuk melanjutkan kerjasama dan kolaborasi dengan para pemangku kebijakan di Indonesia, seperti BAPPEBTI dan PPATK, serta menjalin kerjasama strategis dengan para pelaku industri lainnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif