Twitter mengumumkan kini pengguna bisa menjadwalkan waktu unggahan tweet via aplikasi versi web.
Twitter mengumumkan kini pengguna bisa menjadwalkan waktu unggahan tweet via aplikasi versi web.

Unggahan Twitter Nantinya Bisa Berjadwal

Teknologi media sosial teknologi twitter
Lufthi Anggraeni • 29 Mei 2020 16:24
Jakarta: Twitter mengumumkan bahwa kini, pengguna dapat menjadwalkan waktu unggahan tweet secara langsung dari aplikasi versi web karyanya. Saat membuat tweet, pengguna akan menemukan ikon kalender kecil di antara jajaran ikon di bagian bawah kolom membuat tweet.
 
Klik ikon tersebut dan pengguna akan dapat secara spesifik menentukan waktu tweet dikirimkan. Mengutip The Verge, Twitter awalnya menyebut bahwa pihaknya bereksperimen dengan fitur ini pada bulan November 2019 lalu.
 
Dan jika tidak memiliki akses, pengguna harus menggunakan Tweetdeck atau layanan pihak ketiga lainnya yang mendukung fitur ini, jika ingin menjadwalkan unggahan tweet. Selain itu, Twitter juga menyebut bahwa pengguna kini dapat menyimpan draft tweet pada aplikasi versi web.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, draft yang dibuat pengguna pada aplikasi versi web hanya akan tersinkronisasi saat akun diakses juga via aplikasi web. Twitter menjelaskan dengan demikian, draft yang ditulis di aplikasi Twitter versi mobile tidak akan tersinkronisasi di aplikasi versi web.
 
Sebelumnya, Twitter menonaktifkan kemampuan untuk menerima pesan SMS berisi teks terkait tweet baru. Fitur ini dinonaktifkan di seluruh negara, kecuali sejumlah negara yang masih bergantung pada fitur ini.
 
Keputusan Twitter ini mungkin bukan hal besar untuk sebagian besar pengguna Twitter yang mengakses layanan via aplikasi atau situs. Namun, terdapat sejumlah keluhan dari sejumlah pengguna yang masih menggunakan SMS untuk membaca tweet.
 
Twitter juga mulai memberantas hoaks soal konspirasi hubungan 5G dan virus Korona atau Covid-19. Diketahui bahwa hoaks ini memicu aksi vandalisme di Eropa. Twitter yang sejak awal pandemi virus korona sudah memberantas hoaks terkait virus ini juga bakal secara spesifik menargetkan hoaks soal 5G sebagai perantara penyebaran virus tersebut.
 
Sementara itu, Dalam email yang dikirimkan kepada seluruh pegawai perusahaannya, CEO Twitter Jack Dorsey mengizinkan pegawainya untuk bekerja dari rumah tanpa batasan waktu.
 
Perwakilan Twitter mengonfirmasi keputusan ini dan menyebut bahwa perusahaannya merupakan salah satu dari perusahaan pertama yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah akibat penyebaran virus korona.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif