Jakarta: Sejumlah pengguna monitor LG melaporkan bahwa perangkat mereka secara otomatis memicu instalasi aplikasi di komputer berbasis Windows 11 tanpa persetujuan pengguna. Temuan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait privasi.
Mengutip The Verge, temuan aplikasi yang terpasang tersebut juga menampilkan iklan untuk layanan keamanan McAfee dan meminta izin akses luas terhadap sistem. Kasus ini pertama kali menjadi sorotan setelah kanal teknologi Gamers Nexus menguji monitor LG UltraGear pada PC Windows 11.
Dalam pengujian tersebut, Windows secara otomatis mengunduh LG Monitor App Installer melalui Microsoft Store segera setelah monitor dihubungkan ke komputer, tanpa menampilkan notifikasi atau meminta persetujuan pengguna.
Aplikasi tersebut bukan merupakan malware dalam arti tradisional. LG Monitor App Installer merupakan aplikasi resmi yang tersedia di Microsoft Store dan berfungsi sebagai pusat instalasi berbagai utilitas monitor LG, seperti OnScreen Control, LG Switch, Dual Controller, hingga UltraGear Control Center.
Namun, metode distribusinya yang berlangsung secara otomatis menjadi sumber utama kritik dari pengguna. Lebih jauh, laporan Gamers Nexus menemukan bahwa setelah aplikasi terpasang, pengguna akan menerima pop-up yang menawarkan uji coba gratis McAfee selama 30 hari.
Dalam pengujian tersebut, iklan McAfee muncul pada 31 kali dari 32 kali proses booting komputer, sehingga dianggap mengganggu pengalaman penggunaan Windows. Selain promosi McAfee, aplikasi juga dapat menampilkan rekomendasi untuk menginstal aplikasi lain milik LG.
Kondisi ini membuat sebagian pengguna menyebut software tersebut sebagai bentuk adware atau bloatware karena menghadirkan iklan pada komputer yang sebelumnya tidak pernah meminta pemasangan aplikasi tersebut.
Kekhawatiran lain muncul dari izin akses yang diminta aplikasi. Berdasarkan informasi di Microsoft Store, LG Monitor App Installer meminta akses ke seluruh sumber daya sistem atau all system resources serta koneksi internet.
Selain itu, kebijakan privasi yang terhubung pada aplikasi menyebutkan potensi pengumpulan data perangkat, aktivitas internet, hingga informasi lokasi pengguna. Kendati tidak ada bukti bahwa aplikasi menyalahgunakan data tersebut, ruang lingkup izin yang diminta dinilai terlalu luas untuk aplikasi pengelola monitor.
Sebagai informasi, fenomena ini dimungkinkan karena Microsoft menyediakan mekanisme bernama Hardware Support App (HSA). Melalui sistem tersebut, produsen hardware dapat mengaitkan aplikasi di Microsoft Store dengan metadata perangkat sehingga Windows akan mengunduh aplikasi pendukung secara otomatis ketika perangkat dikenali.
Tujuan awal fitur ini adalah memudahkan pengguna memperoleh utilitas resmi tanpa harus mencarinya secara manual. Namun, praktik LG memanfaatkan mekanisme tersebut untuk menghadirkan promosi software pihak ketiga memicu perdebatan mengenai transparansi dan persetujuan pengguna.
Laporan serupa sebenarnya bukan hanya terjadi pada monitor LG. Beberapa pengguna juga mengaku pernah melihat mekanisme serupa pada perangkat Dell maupun Alienware. Akan tetapi, LG menjadi sorotan karena aplikasi yang dipasang tidak hanya menyediakan utilitas monitor, tetapi juga secara aktif menampilkan iklan McAfee kepada pengguna.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari LG yang membantah maupun menjelaskan lebih lanjut mengenai keluhan tersebut. Sejumlah media teknologi telah menghubungi perusahaan asal Korea Selatan tersebut untuk meminta klarifikasi, tetapi belum memperoleh tanggapan.
Bagi pengguna yang merasa terganggu, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. LG Monitor App Installer dapat dihapus melalui menu aplikasi di Windows. Selain itu, pengguna Windows Pro dapat memanfaatkan Group Policy untuk mencegah Windows mengunduh aplikasi yang terkait dengan metadata perangkat secara otomatis.
Sedangkan pada edisi Windows Home, pengaturan serupa juga dapat dilakukan melalui konfigurasi sistem tertentu, meski langkahnya lebih rumit. Kasus ini kembali memunculkan diskusi mengenai batas antara fitur plug-and-play dengan hak pengguna untuk menentukan software yang ingin dipasang pada komputernya.
Di satu sisi, mekanisme Hardware Support App mempermudah instalasi utilitas resmi perangkat. Namun di sisi lain, ketika fitur tersebut digunakan untuk menyisipkan iklan atau aplikasi tambahan tanpa persetujuan eksplisit, banyak pengguna menilai praktik tersebut telah melampaui tujuan awalnya.
Bagi pemilik monitor LG, laporan ini bukan berarti perangkat mereka mengandung spyware yang secara otomatis mencuri data. Istilah spyware yang muncul dalam sejumlah pemberitaan lebih mengacu pada kekhawatiran terhadap izin akses aplikasi dan potensi pengumpulan data, bukan pada bukti adanya aktivitas pencurian data.
Meski demikian, transparansi mengenai proses instalasi aplikasi dan kontrol pengguna atas software yang dipasang tetap menjadi isu utama yang mendapat perhatian luas dari komunitas teknologi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan