Sejak diperkenalkan pertama kali melalui DLSS 4 di ajang CES 2025, teknologi berbasis kecerdasan buatan ini telah menjadi standar baru dalam rendering grafis modern. Dengan dukungan lebih dari 250 game dan aplikasi, DLSS 4 tercatat sebagai teknologi NVIDIA yang paling cepat diadopsi oleh industri.
Kini, melalui DLSS 4.5, perusahaan berupaya memperluas capaian tersebut dengan menghadirkan kualitas gambar yang lebih tajam, frame rate lebih tinggi, serta efisiensi performa yang lebih optimal.
DLSS 4.5 dirancang khusus untuk memaksimalkan potensi GPU terbaru NVIDIA, terutama seri GeForce RTX 50, sekaligus tetap kompatibel dengan ekosistem RTX yang lebih luas. Dengan algoritma baru yang lebih presisi, teknologi ini mampu mengurangi artefak visual dan meningkatkan kejernihan gambar bahkan pada resolusi tinggi.
Sementara itu, kemampuan menghasilkan hingga enam frame tambahan secara dinamis membuat gameplay terasa lebih mulus tanpa mengorbankan kualitas visual, sebuah keunggulan yang sangat penting bagi gamer kompetitif maupun kreator konten.
Kehadiran DLSS 4.5 diyakini akan memperkuat posisi NVIDIA sebagai pemimpin dalam teknologi grafis berbasis AI. Para gamer dapat menikmati pengalaman visual yang mendekati kualitas sinematik, sementara kreator konten memperoleh performa lebih stabil untuk kebutuhan streaming maupun produksi multimedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News