Snowflake Summit
Snowflake Summit

Snowflake CoCo, Agen Coding AI Buat Akselerasi Data Perusahaan

Mohamad Mamduh • 12 Juni 2026 10:24
Ringkasnya gini..
  • Snowflake CoCo memiliki pemahaman mendalam terhadap arsitektur data internal perusahaan.
  • Selain itu, Snowflake meluncurkan fitur Agent Teams untuk orkestrasi multi-agen yang bekerja secara simultan.
  • Layanan Snowflake CoCo dijadwalkan tersedia secara komersial dengan skema langganan mulai dari USD20 per bulan setelah masa uji coba gratis.
Jakarta: Ajang tahunan Snowflake Summit 2026 yang berlangsung di San Francisco menjadi panggung utama bagi Snowflake dalam era Agentic AI. Salah satu sorotan utama dalam konferensi ini adalah Snowflake CoCo, sebuah agen coding bertenaga AI yang dirancang khusus untuk mempercepat alur kerja data dan pengembangan kecerdasan buatan.
 
Perubahan nama dari Cortex Code menjadi CoCo ini menandai evolusi dari asisten kode biasa menjadi ekosistem agen AI yang tertanam langsung (native) di dalam data warehouse. Snowflake memastikan bahwa agen yang mengeksekusi kode langsung di dalam platform data yang memiliki tata kelola ketat berada di kategori yang sepenuhnya berbeda dari alat AI generik di pasar.
 
Berbeda dengan alat bantu AI umum yang hanya bekerja di tingkat repositori kode, Snowflake CoCo memiliki pemahaman mendalam terhadap arsitektur data internal perusahaan. CoCo secara otomatis membaca skema data, silsilah data, aturan keamanan berbasis peran, hingga estimasi biaya komputasi sebelum menghasilkan kode.

Melalui mekanisme empat tahap—mulai dari membaca intensi, menyusun rencana, meminta peninjauan pengguna, hingga eksekusi—CoCo mengusung konsep human-on-the-loop. Agen ini tidak sekadar memberikan saran teks kode. Ia diklaim mampu mengeksekusi query SQL, model dbt, hingga DAG Apache Airflow secara end-to-end, sementara developer tetap memegang kendali pengawasan penuh lewat tampilan perbedaan visual.
 
Snowflake juga mengumumkan pembaruan antarmuka CoCo ke berbagai lingkungan kerja tim data modern. Pengguna kini dapat mengakses platform ini melalui CoCo Desktop, ekstensi VS Code, terminal CLI, hingga plugin Claude Code. Integrasi dengan platform kolaborasi seperti Slack dan Microsoft Excel juga dikonfirmasi akan segera hadir dalam waktu dekat.
 
Selain itu, Snowflake meluncurkan fitur Agent Teams untuk orkestrasi multi-agen yang bekerja secara simultan, menggeser model perencanaan sekuensial yang lambat. Untuk kebutuhan data real-time, CoCo dipadukan dengan Snowflake Datastream, sebuah layanan streaming baru berbasis Apache Kafka terkelola. Sinergi ini menyederhanakan cara perusahaan membangun aplikasi AI operasional di atas data yang terus diperbarui secara dinamis tanpa perlu memindahkan data ke luar perimeter aman.
 
Riset terpisah dari Atlan juga menunjukkan bahwa memadukan CoCo dengan grafik konteks data mampu meningkatkan akurasi SQL hingga tiga kali lipat pada query kompleks. Tidak mengherankan jika CoCo menjadi salah satu produk dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah Snowflake. Hingga pengumuman ini diturunkan, adopsi CoCo telah melampaui 7.100 akun korporat, atau mencakup lebih dari 50% dari total basis pelanggan aktif Snowflake.
 
Layanan Snowflake CoCo dijadwalkan tersedia secara komersial dengan skema langganan mulai dari USD20 per bulan setelah masa uji coba gratis selama 30 hari berakhir.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA