Kehadiran Osmo 360 II juga menunjukkan bahwa kamera 360 tidak lagi hanya mengandalkan kemampuan merekam dari berbagai arah. DJI mencoba mendorong perangkat ini ke level yang lebih dekat dengan kamera produksi konten, terutama melalui kemampuan video beresolusi tinggi, format warna yang lebih fleksibel, dan dukungan workflow profesional.
Sensor HDR 1 Inci Jadi Andalan DJI Osmo 360 II
Salah satu komponen utama kamera ini adalah sensor gambar HDR persegi 1 inci. Menurut DJI, desain tersebut meningkatkan pemanfaatan sensor hingga 25 persen sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya.Kamera memiliki ukuran piksel 2,4 μm dengan dukungan perekaman 8K/60fps. Kombinasi tersebut dirancang untuk mempertahankan detail sekaligus mengurangi blur ketika kamera digunakan merekam aktivitas bergerak.
Untuk kondisi minim cahaya, DJI membekali Osmo 360 II dengan AI SuperNight 2.0. Teknologi ini ditujukan untuk menghasilkan gambar yang lebih terang dan bersih ketika pencahayaan tidak ideal.
Bukan Cuma Video 360, Fitur Kreatifnya Cukup Lengkap
DJI Osmo 360 II menawarkan sejumlah mode yang bisa dimanfaatkan kreator untuk menghasilkan konten dengan karakter berbeda. Salah satunya adalah Foto HDR 120MP 360°, sementara perekaman timelapse dapat mencapai resolusi hingga 16K.Ada pula mode 64x Pano Slow Motion dan 8K/120fps Vortex. Untuk kebutuhan pascaproduksi, kamera mendukung warna 10-bit dan D-Log M sehingga memberikan ruang pengolahan warna yang lebih luas.
Fitur Spotlight Follow juga tersedia untuk membantu menjaga subjek tetap berada di tengah frame secara otomatis. Sementara koneksi NFC sekali ketuk mempermudah proses menghubungkan kamera dengan DJI Mimo, memindahkan rekaman, dan mengakses halaman editing. DJI juga menyediakan plugin DJI Studio untuk integrasi dengan DaVinci Resolve.
Dengan fitur tersebut, Osmo 360 II tidak hanya ditujukan untuk pengguna yang sekadar ingin merekam video 360, tetapi juga kreator yang membutuhkan fleksibilitas saat mengolah hasil rekaman.
Ringkas, Tahan untuk Aktivitas Outdoor
Dengan bobot 183 gram, DJI Osmo 360 II tetap dirancang agar mudah dibawa. Kamera memiliki penyimpanan internal 105GB dan lensa ultra-keras yang bisa diganti.DJI menyebut kamera mampu merekam hingga 100 menit dalam mode 8K/30fps. Pengisian cepat juga memungkinkan baterai mencapai 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.
Untuk aktivitas luar ruangan, kamera ini dapat digunakan untuk menyelam hingga 10 meter dan bekerja pada suhu hingga -20 derajat Celsius. Dukungan terhadap ekosistem DJI Osmo Audio juga membuat perangkat kompatibel dengan sejumlah produk DJI Mic.
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, mengatakan kehadiran Osmo 360 II di Indonesia merespons kebutuhan terhadap perangkat pencitraan yang tidak hanya menawarkan kualitas gambar tinggi, tetapi juga mudah digunakan dalam berbagai aktivitas.
“Melalui jaringan ritel dan kanal online yang kami miliki, kami berharap Osmo 360 II dapat semakin mudah diakses oleh para kreator, pecinta aktivitas outdoor, maupun pengguna yang ingin mengeksplorasi cara baru dalam mengabadikan momen,” ujarnya.
Harga DJI Osmo 360 II di Indonesia
DJI Osmo 360 II tersedia dalam tiga paket. Standard Combo dibanderol Rp9.999.000, Limitless Riding Combo Rp10.599.000, sedangkan Adventure Combo menjadi paket tertinggi dengan harga Rp12.199.000.Standard Combo berisi kamera, baterai 2.150mAh, pouch pelindung, kain pembersih lensa, kabel USB-C to USB-C PD, serta penutup lensa silikon. Paket Limitless menambahkan Heavy-Duty Clamp Mount, sedangkan Adventure Combo membawa dua baterai tambahan, battery case, quick-release adapter mount, dan Invisible Selfie Stick 1,2 meter.
Dengan kombinasi 8K/60fps, sensor HDR 1 inci, fitur AI, dan dukungan produksi profesional, DJI Osmo 360 II menjadi salah satu kamera 360 yang menyasar pengguna dari level hobi hingga kreator yang membutuhkan perangkat lebih serius.