Google Earth kini dibekali Nano Banana AI yang memungkinkan pengguna mengubah lokasi nyata menjadi gambar kreatif melalui prompt teks.
Google Earth kini dibekali Nano Banana AI yang memungkinkan pengguna mengubah lokasi nyata menjadi gambar kreatif melalui prompt teks.

Google Earth Kini Dilengkapi Nano Banana AI untuk Kreasi Visual

Lufthi Anggraeni • 31 Juli 2026 10:07
Ringkasnya gini..
  • Google Earth versi web kini mendukung Nano Banana AI untuk membuat gambar kreatif dari lokasi nyata.
  • Pengguna cukup memilih lokasi lalu memasukkan prompt agar AI menghasilkan visual sesuai imajinasi.
  • Fitur tersedia secara global dan membuka peluang baru untuk edukasi, properti, hingga desain kreatif.
Jakarta: Google terus memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) ke berbagai layanannya. Kali ini, Google menghadirkan model generator gambar Nano Banana ke Google Earth versi web, memungkinkan pengguna mengubah tampilan lokasi nyata menjadi visual kreatif hanya dengan perintah teks atau prompt.
 
Integrasi ini menghadirkan pengalaman baru di Google Earth. Selain menjelajahi citra satelit, foto udara, dan model 3D berbagai wilayah di dunia, pengguna kini dapat menciptakan interpretasi visual baru dari lokasi tersebut, dari ilustrasi bergaya futuristik hingga rekonstruksi sejarah.
 
Mengutip GSM Arena, fitur ini diluncurkan secara global untuk Google Earth versi web dan menjadi bagian dari upaya Google menggabungkan teknologi pemetaan dengan kemampuan AI generatif.

Ubah Lokasi Nyata Menjadi Visual Kreatif

Melalui fitur baru tersebut, pengguna cukup memilih lokasi mana pun di Google Earth, kemudian menekan opsi Create Image sebelum memasukkan prompt sesuai imajinasi mereka. Dalam hitungan detik, Nano Banana akan menghasilkan gambar baru berdasarkan kondisi lokasi yang dipilih.

Teknologi ini tidak mengubah data asli Google Earth, melainkan membuat interpretasi visual dari citra satelit, Street View, maupun tampilan 3D yang tersedia. Dengan demikian, pengguna dapat mengeksplorasi berbagai konsep kreatif tanpa mengubah peta sebenarnya.
 
Google menyoroti sejumlah skenario penggunaan yang dapat memanfaatkan fitur tersebut, di antaranya menghidupkan kembali lokasi bersejarah melalui ilustrasi digital, membuat infografis edukasi berbasis lokasi tertentu, dan membantu visualisasi proyek properti maupun arsitektur.
 
Skenario penggunaan lainnya yaitu merancang konsep renovasi rumah dan mengubah suatu kawasan menjadi lanskap bertema fiksi ilmiah atau science fiction. Pendekatan ini menjadikan Google Earth tidak hanya sebagai alat eksplorasi geografis, tetapi juga media visualisasi ide lebih interaktif.
 
Google Earth Kini Dilengkapi Nano Banana AI untuk Kreasi Visual

Memperluas Ekosistem AI Google

Kehadiran Nano Banana di Google Earth menjadi langkah lanjutan Google dalam memperluas penggunaan AI generatif di berbagai produknya. Sebelumnya, Nano Banana telah digunakan pada layanan Gemini untuk menghasilkan maupun mengedit gambar berdasarkan instruksi teks.
 
Model AI tersebut dikembangkan agar mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan pemahaman konteks lebih baik, sekaligus mendukung proses penyuntingan visual secara cepat. Pengguna dapat membuat ilustrasi realistis, konsep desain, hingga gambar bergaya artistik hanya melalui prompt sederhana.
 
Dengan integrasi ke Google Earth, kemampuan tersebut kini dipadukan dengan basis data geografis yang sangat luas. Hasilnya, pengguna dapat memanfaatkan lokasi nyata sebagai fondasi untuk menghasilkan berbagai konsep visual yang sebelumnya memerlukan software desain khusus.
 
Kendati berfokus pada sisi kreatif, fitur ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh berbagai kalangan profesional. Arsitek dapat membuat ilustrasi konsep kawasan, pendidik dapat menyusun materi pembelajaran berbasis lokasi, sementara pelaku industri properti bisa menampilkan simulasi pengembangan wilayah kepada calon pelanggan.
 
Google juga tampaknya ingin memperlihatkan kemampuan AI generatif untuk menjadi pelengkap layanan pemetaan, bukan sekadar chatbot atau generator gambar mandiri.

Tersedia Secara Global

Google menyatakan fitur Nano Banana telah tersedia secara global di Google Earth versi web. Pengguna hanya perlu membuka Google Earth melalui browser, memilih lokasi yang diinginkan, kemudian menggunakan fitur Create Image untuk mulai membuat visual berdasarkan prompt mereka.
 
Peluncuran ini memperlihatkan strategi Google dalam mengintegrasikan AI ke layanan yang telah lama digunakan jutaan orang. Setelah Search, Gemini, Workspace, dan berbagai produk lainnya memperoleh peningkatan berbasis AI, kini Google Earth ikut menjadi bagian dari ekosistem tersebut.
 
Apabila adopsinya mendapat respons positif, bukan tidak mungkin kemampuan serupa akan diperluas ke layanan pemetaan Google lainnya di masa mendatang. Namun hingga saat ini, Google baru mengumumkan ketersediaannya untuk Google Earth versi web.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA