BlackBerry Terima Paten Desain Kamera Baru
BlackBerry menerima paten untuk desain kamera baru.
Jakarta: BlackBerry menerima paten dari World Intellectual Patent Organization (WIPO) untuk desain kamera baru. Dokumen tersebut didaftarkan pada 23 Desember 2016 lalu, dan disetujui pada tiga hari lalu.

Paten tersebut berjudul "perangkat elektronik dan metode pengendalian yang sama untuk memotret gambar digital," dan berkenaan dengan sistem kamera untuk perangkat dengan desain keyboard QWERTY geser serupa BlackBerry Priv.

Kamera tersebut akan tersemat di bagian belakang smartphone pada bodi perangkat. Bagian belakang keyboard geser QWERTY akan dibekali dengan lensa lain yang berfungsi secara berkesinambungan dengan kamera, disebut sebagai lensa konversi.


Saat keyboard QWERTY dibuka, perangkat akan menampilkan kamera reguler saat keyboard QWERTY dibuka. Sementara saat keyboard QWERTY ditutup, kamera dan lensa konversi bergabung untuk menawarkan kemampuan pemotretan ekstra.

Selain itu, TCL, perusahaan di balik BlackBerry Mobile, mendaftarkan merek dagang untuk nama Uni kepada USPTO. Tahun lalu, perusahaan ini mendaftarkan nama KEYone sebelum MWC, dan kemudian ponsel tersebut diperkenalkan pada acara bergengsi tersebut.

Namun TCL memiliki headset VR bertajuk Uni360, dan mengingat pendaftaran tersebut menggunakan Trademark Electronics Seacrh System menampilkan bahwa merek dagang Uni ditujukan untuk perangkat VR.

BlackBerry Mobile mengungkap bahwa dua perangkat Berry akan diluncurkan pada tahun ini, dan keduanya diperkirakan akan berbekal keyboard QWERTY fisik. Salah satu perangkat ini akan dilengkapi dengan keyboard QWERTY berdesain geser, meski sejumlah pihak lebih menyukai keyboard tersemat khusus.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.