Google merilis video yang menjelaskan lebih baik terkait Ambient Mode, fitur baru Google Assistant.
Google merilis video yang menjelaskan lebih baik terkait Ambient Mode, fitur baru Google Assistant.

Google Jelaskan Ambient Mode di Video Terbaru

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 27 November 2019 10:35
Jakarta: Disebut sebagai Android Proactive Google Assistant, Ambient Mode merupakan fitur baru Google Assistant yang akan segera tersedia di perangkat Android tertentu dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo dan seterusnya.
 
Sebelumnya, Google sempat memberikan petunjuk terkait interaksi Ambient Mode dengan Google Assistant pada bulan Juli lalu. Kala itu, Google menampilkan versi awal dari Ambient Mode ini di Google App.
 
Kini, Google merilis video yang menjelaskan lebih baik terkait Ambient Mode. Google Product Manager for Google Assistant Arvind Chandrababu menjelaskan tujuan dari mode baru ini dan kemampuannya dalam membantu pengguna menyelesaikan tugas mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chandrababu menyebut bahwa tujuan utama proactive Assistant untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas mereka secara lebih cepat dan lebih mudah, serta mengantisipasi kebutuhan pengguna.
 

 
Selain menampilkan penyelenggaraan acara selanjutnya dan informasi cuaca secara kontekstual, proactive Assistant ini juga memberikan pengguna akses cepat ke perangkat cerdas, sehingga pengguna dapat menciptakan wallpaper khusus bergerak seperti pada layar Nest atau Google Home.
 
Ambient Mode ini terintegrasi dengan sistem operasi Android, mengindikasikan bahwa mode ini akan tampil berbeda, sesuai dengan hasil pengembangan dari masing-masing produsen perangkat cerdas.
 
Namun, video ini tidak menampilkan banyak informasi detail terkait hal spesifik yang dapat dimanfaatkan pengguna pada Ambient Mode. Namun fitur ini telah digulirkan ke perangkat Nokia dan Xiaomi selama beberapa pekan terakhir.
 
Sebelumnya, layanan cloud gaming Google Stadia yang memungkinkan bermain game secara streaming belakangan mendapat kritik buruk. Layanan ini dituduh dirilis di beberapa negara tidak sesuai janji.
 
Bukan dari sisi game yang ditawarkan masih lebih sedikit dibandingkan versi uji coba Microsoft Project xCloud. Konsumsi koneksi data atau internet dari layanan ini terbilang rakus, padahal dijanjikan koneksinya akan tergolong hemat.
 
Artinya, layanan ini masih belum ramah pengguna. Hanya pengguna dengan koneksi internet cepat dan kuota besar atau tidak terbatas yang bisa menikmatinya. Sebab beberapa media di negara yang sudah tersedia Google Stadia melaporkan konsumsi koneksi data saat bermain game di resolusi 1080p sangat besar dan semakin parah di resolusi 4K.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif