Ilustrasi.
Ilustrasi.

Prosesor 7nm Bikin Untung TSMC

Teknologi hardware
Cahyandaru Kuncorojati • 21 Januari 2019 12:24
Jakarta: TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing),salah satu manufaktur semikonduktor seperti prosesor,dikabarkan memperoleh pendapatan yang besar berkat kepopuleran fabrikasi 7nm.
 
Di industri prosesor PC, AMD berhasil menyalip Intel dengan memproduksi prosesor fabrikasi 7nmpertama di dunia dengan menggandeng TSM sebagai manufakturnya. AMD juga berhasil menciptakan GPU 7nm, mengalahkan NVIDIA.
 
Sementara di industri prosesor mobile, TSMC juga menjadi perusahaan kepercayaan beberapa vendor smartphone. Keberhasilan prosesor fabrikasi 7nm kini menjadi penyumbang terbesar dari total pendapatan TSMC, seperti yang dikutip dari AnandTech.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prosesor 7nm Bikin Untung TSMC
Tabel pembagian sumber pendapatan TSMC.
 
Dari informasi yang dikumpulkan AnandTech dari pengamat industri WikiChip, David Schor, pendapatan TSMC dari fabrikasi 7nm berkontribusi hingga 23 persen pada Q4 2018. Saat awal kemunculannya pada Q3 2018, kontibusi terhadap pendapatan perusahaan hanya 11 persen.
 
Namun, berdasarkan pernyataan TSMC, kontribusi pendapatan dari fabrikasi 7nm sepanjang 2018 hanya mencapai 10 persen saja. Tidak aneh, mengingat fabrikasi ini baru muncul di Q3 2018. TSMC menyatakan, mereka menargetkan kontribusi pendapatan dari fabrikasi 7nm akan mencapai lebih dari 20 persen pada pertengahan awal 2019.
 
Meskipun begitu, fabrikasi di bawah 7nm yakni 10nm justru tidak memiliki kontribusi yang cukup besar. Kontribusi terbesar dari fabrikasi 10nm adalah sebesar 25 persen pada Q4 2017 sebelum akhirnya pendapatan TSMC didominasi oleh fabrikasi 16/20mm hingga Q3 2018.
 
Kemungkinan besar, hal ini disebabkan periode peluncuran komponen fabrikasi 10nm yang cukup singkat. Selain itu, AMD dikabarkan akan segera merilis fabriksi 7nm beberapa waktu lalu sehingga industri mulai berusaha untuk membuat komponen fabrikasi 7nm.
 
Dari data riset pasar Trendforc, diketahui bahwa TSMC masih mendominasi bisnis produksi semikonduktor dengan pangsa pasar sebesar 56,1 persen. Mereka mengalahkan para pesaingnya, seperti GlobalFoundries, UMC, Samsung, dan SMIC.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif