Ilustrasi.
Ilustrasi.

Peritel Bisa Digitalisasi Kilat Pakai Data

Teknologi microsoft transformasi digital
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Januari 2019 13:29
Jakarta:Microsoft Asia baru saja melakukan studi pada 1.560 responden dari berbagai industri di 15 negara. Setengah responden mengatakan bahwa mereka akan melakukan transformasi digital untuk menawarkan layanan beroritentasi pelanggan.
 
Studi itu juga menunjukkan, fokus dari pelaku industri ritel saat ini adalah untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan membuat perusahaan menjadi responsif atas tren pasar. Dalam melakukan transformasi digital, Microsoft membahas pentingnya penggunaan data.
 
"Kami melihat adanya peluang bagi pebisnis ritel di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, untuk fokus pada empat area utama untuk membangun layanan yang berorientasi pelanggan di masa depan," kata Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertama, mereka harus melebihi harapan pelanggan baik di toko maupun online. Kedua, mereka perlu menciptakan insight yang dapat ditindaklanjuti untuk operasional intelijen guna memberikan penawaran yang mengutamakan pelanggan.
 
"Untuk melakukan itu, peritel perlu memberdayakan karyawan yang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang mengedepankan penggunaan data dengan alat yang tepat. Terakhir, mereka perlu memahami persaingan melalui inovasi di pasar global."
 
Menurut Haris, perusahaan dapat mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan data secara tepat. Salah satu hal yang bisa perusahaan lakukan adalah mengelola data dalam jumlah besar untuk mendapatkan insight secara real-time. Ini akan membantu karyawan dalam mengambil keputusan.
 
Selain itu, data bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan layanan dan produk perusahaan. Data juga dapat digunakan untuk mengembangkan analisis prediktif untuk memperbaiki layanan jasa dan produk di berbagai kanal.
 
Tidak hanya itu, perusahaan juga bisa memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melakukan pekerjaan yang tidak memerlukan kemampuan khusus.Terakhir, data juga bisa digunakan untuk mengembangkan produk, layanan dan bahkan model bisnis baru.
 
"Kami percaya ini saatnya para pemain industri ritel di Asia, khususnya di Indonesia, untuk mempercepat perjalanan transformasi digital mereka dengan melakukan strategi transformasi digital yang menyeluruh, sehingga mampu bergerak lebih agresif ke arah pendekatan Intelligent Retail," kata Haris.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif