Apple Kembali Produksi iPhone X?
Apple meluncurkan iPhone X tahun lalu. ( Spencer Platt/Getty Images/AFP)
Jakarta: Apple kembali memproduksi iPhone X karena permintaan akan iPhone XS dan XS Max yang lebih rendah dari perkiraan.

Diduga, alasan Apple mengambil keputusan ini adalah karena mereka telah membuat perjanjian dengan Samsung untuk membeli sejumlah layar OLED.

Karena permintaan akan iPhone XS dan XS Max yang menggunakan layar OLED tahun ini tidak sebanyak permintaan Apple akan layar OLED dari Samsung, maka mereka memutuskan untuk memproduksi iPhone X yang dirilis tahun lalu. Seperti yang disebutkan oleh The Verge, Apple berhenti menjual iPhone X ketika XS dirilis.


Mengingat iPhone X lebih tua dari XS dan XS Max, biaya produksinya lebih rendah karena iPhone X menggunakan komponen dan alat manufaktur yang lebih murah.

Sebelum ini, perusahaan terkadang memang kembali memproduksi produk lama untuk memenuhi permintaan di beberapa pasar tertentu.

Kabar ini muncul tidak lama setelah muncul kabar bahwa Apple menurunkan permintaan produksi akan tiga iPhone barunya karena permintaan yang lebih rendah dari perkiraan.

Dikabarkan, iPhone XR yang memiliki harga paling terjangkau kesulitan untuk menarik hati para konsumen. Orang-orang yang memiliki dana terbatas biasanya lebih memilih untuk membeli iPhone 8 yang dirilis pada tahun lalu, yang masih tersedia hingga saat ini.

Kasus ini mirip dengan iPhone 5c, iPhone versi terjangkau yang Apple luncurkan. Namun, angka penjualan ponsel itu naik satu tahun setelah peluncuran setelah masyarakat luas tahu akan keberadaannya.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.