Amerika Serikat Ajak Kanada Blokir Huawei
Huawei. (China Daily)
Jakarta: Rasa cemas Amerika Serikat terhadap aksi mata-mata Tiongkok lewat perangkat teknologi dan internet kini semakin jadi.

Dikutip dari Engadget, beberapa senator Amerika Serikat yang diketahui bernama Mark Warner dan Marco Rubio sudah menyurati Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau untuk memblokir masuknya Huawei ke negara mereka lebih luas lagi.

Dalam isi surat tersebut, dikabarkan sang senator membeberkan ancaman yang dilakukan Tiongkok lewat teknologi dan internet berdasarkan fata yang ditemukan Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Mereka berusaha meyakinkan bahwa membuka pengembangan ekosistem 5G kepada Huawei adalah bahaya.


Diduga kuat hal ini dilakukan pihak Amerika Serikat lantara Kanada adalah negara tetangga, sekaligus sekutu terdekat Amerika Serikat. Disebutkan bahwa di dalam surat tersebut Huawei lewat Tiongkok telah memata-matai sekutu lain seperti Australia, Inggris, dan Selandia Baru.

Alasan lain yang memicu senator Amerika Serikat untuk mengejar perhatian pemerintah Kanada adalah lantaran kasus celah keamanan yang ditemukan pada perangkat operator telekomunikasi di Inggris beberapa bulan lalu dianggap masalah kecil.

Saat itu, pemerintah Inggris yang juga tengah mengembangkan ekosistem 5G menemukan bahwa sistem keamanan yang lemah pada firmware Huawei yang digunakan operator telekomunikasi setempat hanya belum diperbarui dan dianggap tidak berbahaya.

Head of Center for Cyber Security Inggris, Scott Jones, menyatakan tidak akan memblokir Huawei lantaran tingkat hubungan yang sudah sangat akrab dengan perusahan tersebut, dan Huawei juga menyatakan sangat mendukungan keamanan siber.

Padahal di Australia temuan yang sama dianggap sebagai ancaman keamanan siber yang penting, sehingga mereka langsung memblokir kerja sama Huawei sekaligus ZTE.

Sejauh ini belum ada respons atau pernyataan resmi dari pihak Kanada atas surat dari senator Amerika Serikat. Kemungkinan besar Amerika Serikat sudah menyiapkan langkah lanjut apabila Kanada bersikap seperti Inggris.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.