HTC kembali melaporkan penurunan di laporan pendapatannya pada bulan April 2020 ini.
HTC kembali melaporkan penurunan di laporan pendapatannya pada bulan April 2020 ini.

Pendapatan HTC Merosot Tajam

Lufthi Anggraeni • 11 Mei 2020 13:07
Jakarta: Pendapatan HTC kembali mengalami penurunan, seperti yang dilaporkan pada laporan pendapatan HTC untuk bulan April tahun 2020 ini. Laporan ini menampilkan bahwa perusahaan asal Taiwan ini hanya memperoleh pendapatan sebesar NTD297 juta atau di bawah USD10 juta (Rp149,2 miliar).
 
Angka ini menandai penurunan pendapatan secara signifikan sebesar 31 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret tahun 2020 lalu, dan separuh dari yang diperoleh HTC pada bulan April tahun 2019 lalu, seperti laporan GSM Arena.
 
HTC telah menggantungkan harapannya pada bisnis Vive VR, namun sejauh ini, bisnis tersebut gagal untuk membantu HTC dalam membantu meningkatkan pendapatannya akibat penurunan secara kontinyu yang dialami bisnis smartphone.

Sebagai informasi, HTC baru merilis sejumlah model baru sejak tahun 2019 lalu. Pendapatan secara keseluruhan untuk empat bulan pertama tahun 2020 meningkat menjadi NTD1,672 miliar atau sekitar USD54 juta.
 
Jumlah ini sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh HTC pada periode yang sama pada tahun 2019 lalu. Dan jumlah tersebut hanyalah pendapatan, sebab HTC masih menyimpan rapat informasi terkait dengan keuntungan bersih yang diperolehnya.
 
Laporan pendapatan HTC ini tidak menjelaskan secara mendetail terkait pendapatan masing-masing departemen, termasuk lini bisnis Vive VR dan smartphone. Perangkat Vive HTC digunakan untuk membangun taman rekreasi di Arab Saudi bernama Xtra Life.
 
Taman rekreasi ini terletak di lahan seluas 1.500 meter persegi dan dibagi menjadi empat genre yaitu Shoot’em ups, Sports, Racing dan permainan petualangan. Sebanyak 360 ribu pengunjung diperkirakan akan mengunjungi taman rekreasi ini per tahunnya.
 
Pengamat pasar menyampaikan bahwa mereka masih memiliki keyakinan dan harapan untuk HTC. Dan pengamat tersebut meyakini bahwa perkenalan smartphone 5G pertama HTC pada akhir tahun 2020 ini akan membantu perusahaan tersebut mencapai kondisi lebih baik.
 
Sebelumnya, HTC belum menyerah dalam memproduksi smartphone karyanya, sebab leakster bernama LlabTooFeR melaporkan bahwa perusahaan asal Taiwan ini dilaporkan tengah mengembangkan smartphone baru.
 
Smartphone ini mengusung kodenama Bayamo namun secara komersial akan disebut dengan nama Desire 20 Pro. Perangkat ini hadir dengan desain belakang serupa Xiaomi Mi 10 dan dikabarkan berbekal kamera yang tersemat di sudut kiri atas, dengan modul terpisah di luar kumpulan kamera.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA