Google mengungkapkan pendapatan YouTube pertama kali dalam kurun waktu 15 tahun.
Google mengungkapkan pendapatan YouTube pertama kali dalam kurun waktu 15 tahun.

2019, YouTube Sumbang Pendapatan Rp206 Triliun ke Google

Teknologi youtube teknologi google
Lufthi Anggraeni • 04 Februari 2020 10:03
Jakarta: Dalam laporan pendapatan kuartal empat Alphabet, Google mengungkapkan bahwa YouTube menghasilkan pendapatan dari iklan dengan nilai hampir sebesar USD5 miliar (Rp68,8 triliun) dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
 
Laporan ini merupakan laporan pertama setelah Alphabet mendapuk Sundar Pichai sebagai CEO, posisi yang sebelumnya dijabat oleh co-founder Larry Page dan Sergey Brin. selain itu, pengumuman ini menandai pertama kalinya Google mengungkap kontribusi pendapatan iklan YouTube pada pendapatan Alphabet.
 
Mengutip The Verge, pada basis tahunan, Google menyebut bahwa YouTube menghasilkan pendapatan USD15 miliar (Rp206, 3 triliun) pada tahun 2019 lalu, dan berkontribusi sebesar 10 persen pada pendapatan Google secara keseluruhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka ini menjadikan bisnis iklan YouTube hampir berukuran satu perlima dari bisnis iklan Facebook, dan lebih dari enam kali lebih besar jika dibandingkan dengan platform video milik Amazon, Twitch.
 
Secara terpisah, Google menyebut YouTube memiliki lebih dari 20 juta pelanggan di platform Premium, layanan YouTube bebas iklan, dan Music Premium. Selain itu, YouTube juga memiliki lebih dari dua juta pelanggan di layanan TV berlangganan miliknya.
 
Alphabet menyebut pendapatan dari produk ini dimasukkan ke dalam kategori Lainnya, menghasilkan pendapatan sebesar USD5,3 miliar (Rp72,8 triliun) pada kuartal lalu, dan termasuk produk hardware seperti ponsel Pixel dan speaker Google Home.
 
Hal tersebut menimbulkan kesulitan dalam memisahkan pendapatan untuk masing-masing produk dalam kategori tersebut. Secara keseluruhan, Alphabet menghasilkan pendapatan sebesar USD46 miliar (Rp632,3 triliun) pada kuartal sebelumnya yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.
 
Pendapatan tersebut meningkat 17 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018, dan disebut menghasilkan keuntungan sebesar USD10,7 miliar (Rp147,07 triliun). Sementara itu, bisnis pencarian Google masih menjadi penghasil pendapatan terbesar pada laporan pendapatan Alphabet, sebesar USD27,2 miliar (Rp373,8 triliun) untuk kuartal empat 2019.
 
Namun bersamaan dengan pendapatan iklan YouTube, Google juga mengungkapkan performa finansial dari divisi cloud miliknya. Laporan pendapatan ini juga mengungkap bahwa Google Cloud menghasilkan pendapatan sebesar USD2,6 miliar (Rp35,7 triliun) pada kuartal emapt 2019 lalu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif