Ilustrasi.
Ilustrasi.

Hacker AS dan Sekutu Serang Yandex

Teknologi cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 29 Juni 2019 14:24
Jakarta:Hacker-hacker di bawah pemerintah Amerika Serikat atau negara sekutu terdekatnya menembus sistem Yandex, perusahaan pencarian asal Rusia. Para hacker itu memasang malware untuk memata-matai pengguna.
 
Malware yang disebut Regin ini merupakan malware yang biasa digunakan oleh negara-negara Five Eyes, yaitu AS, Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru, menurut laporan CNET. Masih belum diketahui negara mana yang bertanggung jawab atas serangan ini.
 
Disebutkan, serangan terjadi antara Oktober sampai November 2018. Para hacker disebutkan mendapatkan akses ke pengembangan dan pencarian Yandex selama beberapa minggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan ini muncul di tengah-tengah hubungan AS dan Rusia yang memburuk karena perang siber. Pada 2018, AS menuntut 13 orang berwarga negara Rusia karena menggunakan jejaring sosial untuk mengubah hasil pemilu presiden pada 2016.
 
Pada 2017, grup yang didukung pemerintah Rusia yang dikenal dengan nama Dragonfly atau Energetic Bear berhasil mendapatkan akses ke ruang kendali dari pembangkit listrik AS.
 
New York Times melaporkan, Komando Siber AS belakangan semakin agresif untuk menyerang Rusia. Salah satu hal yang mereka lakukan adalah menanamkan siber ke sistem kendali jaringan listrik.
 
Yandex, yang sering disebut sebagai Google milik Rusia, menawarkan berbagai layanan online. Mereka mengonfirmasi kebenaran dari serangan ini.
 
"Serangan ini terdeteksi dalam tahap awal oleh tim keamanan Yandex," kata juru bicara perusahaan, Ilya Grabovsky. "Malware ini diatasi sebelum ia menyebabkan kerusakan." Yandex berkata, tidak ada data pengguna yang tercuri akibat serangan ini.
 
Disebutkan, tujuan dari serangan ini adalah untuk melakukan spionase siber dan bukannya untuk mencuri properti intelektual atau menyebabkan kerusakan di dunia nyata.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif