NEWSTICKER
Google merilis update sehingga pengguna iPhone memanfaatkan teknologi autentikasi dua faktor lebih mudah.
Google merilis update sehingga pengguna iPhone memanfaatkan teknologi autentikasi dua faktor lebih mudah.

Google Pasang Fitur Keamanan Baru untuk iPhone

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 15 Januari 2020 11:11
Jakarta: Di era keamanan digital, autentikasi dua faktor, atau 2FA, menjadi salah satu hal terpenting dalam pertahanan terhadap rangkaian permasalahan keamanan siber. Baru-baru ini, Google merilis update memungkinkan pengguna iPhone memanfaatkan teknologi dengan lebih mudah.
 
Sebagai informasi, 2FA adalah sistem keamanan yang membutuhkan dua mekanisme autentikasi berbeda untuk dapat masuk, yang kerap berbasis hal yang diketahui atau dimiliki pengguna, seperti password atau kunci keamanan.
 
Selama beberapa dekade, teknologi ini telah diintegrasikan ke dalam kehidupan masyarakat, melalui kode PIN di kartu ATM, atau baru-baru ini, kode yang dikirimkan kepada pengguna melalui pesan teks saat melakukan sesuatu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa tahun lalu, Google mengumumkan cara penggunaan 2FA baru, memungkinkan ponsel pengguna bertindak sebagai kunci keamanan, atau satu dari dua faktor yang diperlukan pengguna untuk membuka akun.
 
Pengguna, disebut Phone Arena, berpeluang menemukan sistem ini jika mencoba untuk melakukan reset password Gmail dari komputer. Pengguna akan dapat mereset password hanya dengan berinteraksi dengan notifikasi di ponsel.
 
Sistem ini diklaim sangat sederhana, mudah digunakan, cepat dan aman. Hingga saat ini, metode ini hanya tersedia di perangkat Android dengan versi 7.0 atau lebih baru, namun dengan aplikasi Google Smart Lock di iPhone, pengguna Apple juga dapat memanfaatkan sistem 2FA lebih mudah ini.
 
Implementasi di iOS berfungsi dengan memanfaatkan kemampuan keamanan terintegrasi iPhone. Hingga saat ini, aplikasi ini diperkirakan hanya akan dapat digunakan untuk masuk ke akun Google di perangkat lain.
 
Namun ini disebut sejumlah pihak menjadi awal perkembangan yang dilakukan Google terkait dukungan untuk mekanisme autentikasi yang aman dan lebih sederhana untuk seluruh pengguna, terlepas dari sistem operasi perangkat.
 
Sebelumnya, Google telah memulai proses pengembangan untuk mendukung rencananya tersebut. Selama beberapa pekan lalu, beredar laporan bahwa pengguna masuk ke layanan Stadia di smartphone non-Pixel.
 
Pengguna tersebut disambut oleh salah satu layar dengan sematan kolom opsi Choose where to Play, memberikan pilihan kepada pengguna untuk memainkan game di Chromecast Ultra atau PC.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif