Gelar Kampanye, ACHI Ingin Bangun Sistem Cloud Indonesia

Lufthi Anggraeni 05 Desember 2018 19:52 WIB
teknologi
Gelar Kampanye, ACHI Ingin Bangun Sistem Cloud Indonesia
Asosiasi Cloud dan Hosting Indonesia mengumumkan penyelenggaraan kampanye Menjadi ACHI.
Jakarta: Sejumlah pelaku industri cloud dan hosting di Indonesia, termasuk Biznet, yang tergabung dalam Asosiasi Cloud dan Hosting Indonesia, mengumumkan penyelenggaraan kampanye Menjadi ACHI.

“Asosiasi ini kami tujukan untuk membentuk kompetisi yang sehat, serta membangun ekosistem di ranah cloud dan hosting bersama-sama. Juga untuk berbagi pengetahuan, sebab tidak semua informasi soal cloud dan hosting bisa ditemukan di internet,” ujar Ketua Umum ACHI Rendy Maulana Akbar.

Selain itu, ACHI juga disebut bertujuan sebagai wadah aspirasi dan melindungi industri dari kompetisi dan kepentingan beragam, baik dari dalam maupun luar negeri.


Di tengah kemunculan asosiasi yang menaungi pelaku di berbagai industri, ACHI mengaku berbeda dengan asosiasi tersebut.

ACHI menyebut asosiasinya berhubungan langsung dengan pelaku usaha di ranah cloud dan hosting, serta tidak hanya memberikan keuntungan kepada anggota asosiasi, juga kepada pelanggan dari anggota.

Selain itu, ACHI juga menghindari model predatori, yaitu sesama pelaku industri saling berusaha untuk mematikan pelaku lainnya, dan justru saling bersinergi satu sama lain.

ACHI juga berharap dapat membuka bisnis bersama sehingga menjadi manfaat yang dapat dinikmati secara umum.

ACHI mengaku tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan asosiasi lainnya, yang dapat mendukung dan terkait dengan pelaku industri anggota ACHI. ACHI menargetkan untuk merangkul hingga 500 anggota pada tahun 2019 mendatang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.