ki-ka: Jupe Tan, Wesley Harjono, dan Julio. (medcom.id)
ki-ka: Jupe Tan, Wesley Harjono, dan Julio. (medcom.id)

Plug and Play Punya 2 Rekan Korporat dan 16 Startup Baru

Teknologi startup
Ellavie Ichlasa Amalia • 26 April 2019 16:57
Jakarta:GK-Plug and Play Indonesia mengadakan Expo Day 4.0 kemarin, Kamis, 26 April.
 
Dalam acara yang diadakan di Djakarta Theatre itu, Plug and Play mengumumkan bahwa mereka punya dua rekan korporasi baru, yaitu Sequis Life dan Great Giant Pineapple (GGP). Mereka juga memperkenalkan 16 startup yang tergabung dalam program akselerasi gelombang ke-4.
 
Sama seperti sebelumnya, fokus Plug and Play masih di startup yang bergerak di bidang fintech dan asuransi, Internet of Things dan logistik, dan makanan serta agrikultur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sudah beroperasi sejak 2016 akhir. Sampai hari ini, kita telah mengakselerasi lebih dari 50 startup," kata Wesley Harjono, Managing Partner GK-Plug and Play Indonesia. "Kami membentu jembatan agar perusahaan besar mau bermitra dengan kita."
 
Dia menjelaskan, salah satu cara yang Plug and Play lakukan untuk mempercepat pertumbuhan startup binaannya adalah dengan menghubungkan mereka dengan korporasi yang tengah mencari solusi digital.
 
"Sequis Life mencari startup bergerak di bidang teknologi asuransi, untuk membantu mereka mendigitalisasi industri asuransi di Indonesia," ujarnya. "Sementara Great Giant Pineapple mencari startup di bidang makanan dan agrikultur."
 
Selain mempertemukan startup dengan korporasi yang berminat menjadi rekan mereka, Plug and Play juga membantu dalam hal pendanaan.
 
Dia mengaku, jumlah investasi yang mereka berikan mungkin tidak besar, tapi mereka juga akan membantu startup untuk bertemu dengan investor poensial. Selain dua korporasi yang menjadi rekan Plug and Play, mereka juga telah menjalin kerja sama dengan Astra, BNI, BTN, dan Sinarmas.
 
"Asia Tenggara adalah salah satu ekosistem startup yang bertumbuh paling epat. Indonesia adalah pasar paling penting kami di kawasan ini. Kami akan terus melakukan ekspansi," kata Jupe Tan, Managing Partner, Asia Pasifik, Plug and Play.
 
Sementara Julio, CEO dan pendiri Piniship, startup logistik yang fokus pada ekspor menjelaskan tentang bagaimana Plug and Play membantu startup yang dia buat. Dia menjelaskan, untuk bisa tumbuh, startup sebaiknya masuk ke dalam sebuah ekosistem. Dia membandingkan startup tanpa ekosistem layaknya domba yang berisiko untuk dimakan serigala.
 
"Kami percaya, startup itu tidak lagi soal untuk atau rugi, tapi bagaimana cara membangun peradaban baru di industri," kata Julio. "Dengan mendorong ekspor, kita bisa mengubah banyak hal: ekonomi tumbuh, pengangguran bisa bekerja, UKM bisa tembus pasar global."
 
Dia merasa, pemerintah juga tengah melakukan hal yang sama. Karena itulah, pemerintah dan startup seharusnya saling mengenal satu sama lain. Dan inilah salah satu peran Plug and Play.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif