Seorang pembocor perangkat keras, KeplerL2, mengklaim bahwa GPU PS6 akan menawarkan kinerja komputasi sebesar 40 TFLOPS. Di sisi lain, pesaingnya, Xbox Helix, dirumorkan memiliki kinerja yang lebih tinggi, yakni mencapai 56 TFLOPS.
Klaim tersebut disampaikannya melalui forum diskusi NeoGAF. KeplerL2 menyebutkan bahwa desain cip untuk kedua konsol tersebut telah selesai (taped out), yang mengindikasikan bahwa prosesnya sudah memasuki tahap manufaktur. Namun, Sony, Microsoft, maupun AMD belum mengonfirmasi kebenaran spesifikasi ini, sehingga angka tersebut masih berstatus rumor.
Performa Ray Tracing dan Kekhawatiran Harga
Meski angka nominalnya dirumorkan lebih rendah, pembocor tersebut meyakini bahwa arsitektur GPU PS6 mampu mengungguli perangkat grafis lain dalam menangani beban kerja ray tracing dan kecerdasan buatan (AI).
Di sisi lain, rumor spesifikasi tinggi ini memicu kekhawatiran di kalangan gamer. Dalam diskusi di Reddit dan X (sebelumnya Twitter), komunitas mempertanyakan apakah Sony dan Microsoft mampu menekan harga konsol di bawah USD1.000 jika harga komponen elektronik tetap tinggi.
Sebagian pihak meyakini bahwa harga perangkat keras yang terlalu mahal justru akan mendorong pengembang untuk memperpanjang periode dukungan game di konsol PS5 dan Xbox Series. Prediksi harga ini masih spekulatif, tetapi menggambarkan tantangan kondisi pasar yang harus dihadapi kedua raksasa teknologi tersebut.
Menanti Pengumuman Resmi
Sebagai catatan, Microsoft secara resmi mengungkap Project Helix pada Maret 2026 lalu. Perusahaan mengonfirmasi bahwa konsol Xbox berikutnya dibangun menggunakan System on Chip (SoC) AMD kustom yang mendukung teknologi DirectX dan FSR generasi terbaru.
Microsoft menjanjikan peningkatan besar pada kemampuan ray tracing dan memastikan bahwa Helix akan mampu memainkan game konsol Xbox maupun PC. Perangkat keras versi alpha dijadwalkan mulai didistribusikan kepada pengembang pada tahun 2027.
Sementara itu, Sony belum mengungkap detail apapun terkait PS6. Banyaknya rumor yang beredar sering kali memberikan perkiraan yang saling bertentangan mengenai performa konsol buatan Jepang tersebut. Untuk saat ini, spesifikasi akhir, harga, dan tanggal rilis kedua konsol masih menjadi misteri.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)