Kebutuhan terhadap smartphone juga terus berubah. Perangkat yang dulunya hanya dipakai untuk berkirim pesan kini menjadi alat utama untuk bekerja, mengikuti navigasi, belajar daring, membuat konten, hingga menikmati hiburan.
Karena itu, smartphone di kelas Rp1 jutaan pun dituntut memiliki performa yang lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli HP Android di kelas harga tersebut?
1. Jangan Hanya Tergiur Harga Murah
Harga memang menjadi pertimbangan utama ketika membeli smartphone entry-level. Namun, memilih perangkat dengan spesifikasi yang terlalu minim justru bisa membuat pengguna harus mengganti ponsel lebih cepat.Karena itu, sebaiknya perhatikan keseimbangan antara harga dan spesifikasi agar perangkat masih mampu menjalankan aplikasi-aplikasi terbaru dalam beberapa tahun ke depan.
2. Kapasitas Baterai Besar Semakin Penting
Salah satu aspek yang kini layak diprioritaskan adalah baterai. Saat ini mulai banyak smartphone Android di kelas terjangkau yang menawarkan baterai 6.000 mAh.Kapasitas tersebut memberikan daya tahan lebih lama untuk aktivitas seperti navigasi menggunakan GPS, menonton video, bekerja di luar ruangan, hingga bermain game tanpa harus sering mencari charger.
Baterai besar juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
3. Pilih Layar dengan Refresh Rate Tinggi
Pengalaman menggunakan smartphone tidak hanya ditentukan oleh ukuran layar, tetapi juga refresh rate.Layar 120 Hz kini mulai hadir di segmen Rp1 jutaan sehingga navigasi antarmuka, scrolling media sosial, maupun animasi aplikasi terasa lebih halus dibanding panel 60 Hz. Perbedaan ini memang tidak selalu terlihat pada pandangan pertama, tetapi cukup terasa saat digunakan setiap hari.
4. Perhatikan Jenis Penyimpanan dan Performa
Selain kapasitas memori, jenis media penyimpanan juga memengaruhi kecepatan smartphone.Perangkat yang menggunakan penyimpanan UFS 2.2 umumnya mampu membuka aplikasi dan memindahkan data lebih cepat dibanding penyimpanan eMMC yang masih banyak digunakan pada smartphone entry-level.
Di sektor performa, prosesor octa-core dipadukan RAM minimal 4 GB masih menjadi kombinasi yang layak dipertimbangkan untuk penggunaan harian. Apabila tersedia fitur RAM virtual atau RAM Extension, kemampuan multitasking juga bisa menjadi lebih baik.
5. Kamera dan Dukungan Software Jangan Diabaikan
Meski berada di kelas harga terjangkau, kamera tetap menjadi salah satu fitur yang paling sering digunakan.Sebagai acuan, kamera utama beresolusi 13 MP dengan kemampuan merekam video 1080p sudah cukup memenuhi kebutuhan dokumentasi sehari-hari maupun pembuatan konten media sosial.
Selain itu, dukungan perangkat lunak juga semakin penting. Smartphone yang menjalankan sistem operasi terbaru dan memperoleh pembaruan keamanan maupun sistem operasi dalam jangka panjang cenderung memiliki umur pakai lebih lama dibanding perangkat yang cepat berhenti mendapatkan update.
6. Banyak Pilihan, Sesuaikan dengan Kebutuhan
Saat ini sudah cukup banyak smartphone Android yang menawarkan kombinasi baterai besar, layar 120 Hz, prosesor octa-core, hingga penyimpanan yang lebih cepat di kisaran harga Rp1 jutaan.Salah satu perangkat yang mengusung spesifikasi tersebut adalah Redmi A7 Pro. Smartphone ini menawarkan baterai 6.000 mAh, layar 6,9 inci dengan refresh rate hingga 120 Hz, chipset UNISOC T7250, RAM yang dapat diperluas melalui fitur RAM Extension, serta menjalankan HyperOS 3 yang membawa sejumlah fitur berbasis AI.
Xiaomi juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan dalam jangka panjang untuk perangkat ini.
Pada akhirnya, memilih HP Android Rp1 jutaan sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga paling murah. Memastikan spesifikasi sesuai kebutuhan penggunaan sehari-hari justru akan membuat smartphone tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda