Microsoft Bing diblokir di Tiongkok. (Greg Baker / AFP/Getty Images)
Microsoft Bing diblokir di Tiongkok. (Greg Baker / AFP/Getty Images)

Bing Diblokir di Tiongkok

Teknologi microsoft
Ellavie Ichlasa Amalia • 24 Januari 2019 12:23
Jakarta:Mesin pencari buatan Microsoft, Bing, kini tidak bisa diakses di Tiongkok setelah pemerintah memblokirnya, menurut laporan Financial Times.
 
Perusahaan telekomunikasi milik negara, China Unicom mengonfirmasi bahwa pemerintah telah memerintahkan mereka untuk memblokir Bing. Microsoft tidak segera memberikan komentar, tapi mereka mengatakan bahwa mereka tengah menyelidiki hal ini, lapor CNET.
 
Bing kini menajdi mesin pencari kedua yang diblokir di Tiongkok. Google berhenti mengoperasikan mesin pencarinya di Tiongkok pada 2010. Alasannya karena mereka enggan untuk mematuhi peraturan penyensoran pemerintah dan mereka ingin tetap berkomitmen untuk mendukung internet yang bebas dan terbuka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemblokiran Bing, yang masih belum diketahui alasannya, terjadi satu hari setelah Baidu, mesin pencari terpopuler di Tiongkok, mendapatkan protes dari penggunanya. Para pengguna protes karena Baidu mempromosikan artikel tak berkualitas dari Baijiahao, media berita milik Baidu di mesin pencarinya.
 
Pada hari Rabu,Baidu berkata, mereka akan meningkatkan kualitas layanan agregasi berita mereka, menurut laporan VentureBeat.
 
Microsoft menyediakan Bing di Tiongkok pada Juni 2009. Di Tiongkok, nama Bing menjadi "biying", yang berarti "harus menjawab". Selama ini, Bing juga pernah mendapatkan kritik dari para penggunanya karena ia menyensor hasil pencarian, seperti yang pemerintah tetapkan.
 
Dalam beberapa tahun belakangan, Bing memiliki preferensi untuk menampilkan berita dair media pemerintah seperti Xinhua dan China Daily.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi