Counterpoint Research menyebut penjualan iPhone mengalami penurunan sebesar 20 persen pada bulan November.
Counterpoint Research menyebut penjualan iPhone mengalami penurunan sebesar 20 persen pada bulan November.

Penjualan iPhone Turun 20%

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 08 Januari 2019 18:03
Jakarta: Apple telah mengonfirmasi bahwa penjualan iPhone mengalami penurunan, meski tidak menjelaskan secara detil angka pasti penurunannya. Counterpoint Research merilis informasi lebih detil terkait dengan penurunan penjualan tersebut.

Secara keseluruhan, data yang dihimpun perusahaan riset tersebut menyebut selama bulan November, penjualan iPhone mengalami penurunan hingga 20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017.

Selama bulan November tersebut, iPhone XR, terutama varian berkapasitas ruang penyimpanan internal sebesar 64GB, menjadi perangkat dengan penjualan terbaik, seperti prediksi sejumlah analis sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Namun, angka penjualan iPhone XR masih lebih rendah sebesar lima persen jika dibandingkan dengan penjualan iPhone 8. Menyoal iPhone XS, penjualan perangkat ini dilaporkan tiga persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan iPhone 8 Plus pada periode yang sama tahun 2017. Jika membandingkan iPhone XS Max dan iPhone X, penurunan penjualan tampak secara signifikan. Penjualan iPhone XS Max lebih rendah 46 persen jika dibandingkan dengan penjualan iPhone X.

Mengingat iPhone X dirilis pada bulan November dan iPHone XS Max pada bulan September, perbandingan antara kedua ponsel cerdas ini dinilai tidak sepenuhnya adil.

Saat kumulatif penjualan iPhone XS Max ditambahkan pada jumlah secara keseluruhan, penjualan ponsel cerdas ini lebih tinggi jika dibanding dengan iPhone X.

Sayangnya bagi Apple, porsi besar dari penjualan tersebut terdaftar pada laporan keuangan kuartal ketiga dan bukan pada laporan keuangan kuartal keempat. Untuk wilayah Tiongkok, Counterpoint Research mencatat permintaan iPhone XR yang lebih rendah dari prediksi.

Rendahnya permintaan iPhone XR disebut akibat kekurangan bekal fitur inovatif dan dukungan kamera belakang sebanyak satu buah. Selain itu, harga yang dinilai terlalu tinggi juga disebut berperan dalam jumlah permintaan iPhone XR yang rendah tersebut.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi