Facebook Perketat Peraturan Soal Hoaks

Ellavie Ichlasa Amalia 19 Juli 2018 14:50 WIB
media sosialfacebookhoax
Facebook Perketat Peraturan Soal Hoaks
Facebook akan lebih ketat dalam mengatasi hoaks. (AFP PHOTO / Oli SCARFF)
Jakarta: Facebook berkata bahwa mereka akan memperketat peraturan terkait penyebaran berita palsu.

Pada hari Rabu, media sosial tersebut mengatakan bahwa mereka akan mulai menghapus informasi salah yang dibuat dengan tujuan untuk menyebabkan kekerasan di dunia nyata, termasuk unggahan tertulis dan juga gambar yang dimanipulasi. 

Saat ini, Facebook hanya melarang konten yang secara eksplit mengajak pembaca melakukan tindakan kekerasan. Peraturan baru ini memberikan kuasa pada Facebook menghapus berita palsu yang berpotensi mendorong terjadinya kekerasan, menurut laporan CNET


Facebook akan bekerja sama dengan organisasi lokal untuk membantu mereka menentukan unggahan apa yang masuk ke dalam kategori tersebut.

Jika mereka tidak bisa menentukan apakah sebuah unggahan berpotensi menimbulkan keributan dengan bantuan satu organisasi, mereka mungkin akan meminta bantuan organisasi lain. 

"Ada informasi salah yang berkontribusi pada kekerasan di dunia nyata dan kami membuat perubahan pada peraturan sehingga kami akan bisa menghapus konten seperti itu," kata juru bicara Facebook.

"Kami akan mulai mengimplementasikan perubahan ini dalam waktu beberapa bulan ke depan."

Facebook dituduh telah mendorong terjadinya kekacauan di beberapa negara seperti Myanmar, Sri Lanka dan India. Selain itu, Facebook juga mendapatkan kritik keras terkait cara mereka menanggulangi informasi palsu.

Minggu lalu, Facebook mengungkap bahwa mereka tidak akan memblokir InfoWars, situs sayap kanan yang dikenal sering menyebarkan teori konspirasi. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.