Huawei Klaim Distribusi 100 Juta Ponsel Selama 2018
Huawei mengumumkan telah mendistribusikan sebanyak 100 juta unit selama tujuh bulan pertama 2018.
Jakarta: Pada awal bulan Juni lalu, Huawei secara resmi mengonfirmasikan target pendistribusian smartphone selama tahun 2018, sebanyak 200 juta unit. Kini Huawei mengonfirmasi bahwa pendistribusiannya telah mencapai separuh dari targetnya tersebut.

Huawei mengumumkan pencapaiannya tersebut berhasil diraih perusahaannya selama tujuh bulan pertama tahun 2018 ini.

Hanya membutuhkan waktu tujuh bulan untuk meraih pencapaiannya pada 2018, Huawei mengaku membutuhkan waktu dua bulan lebih lama untuk melampaui pencapaiannya tahun lalu.


Selain itu, Huawei juga mengumumkan dalam kurun waktu tujuh tahun, total penjualan perusahaannya bertumbuh sebanyak 51 kali lipat. Pada acara peluncuran Huawei Nova 3, Huawei juga mengumumkan bahwa P20 dan P20 Pro berkontribusi sebesar enam juta dari total pendistribusian pada bulan lalu.

Sedangkan Huawei P20 Lite menjadi perangkat populer di kalangan konsumen, menjadikannya sebagai smartphone dengan penjualan terbaik ketujuh secara global pada bulan Mei 2018 lalu.

Selain smartphone Huawei, sub-merek Honor juga mengalami pertumbuhan yang baik pada penjualan internasional sebesar 150 persen tahun ini. Kontribusi Honor ini disuguhkan oleh Honor 10 dengan pendistribusian sebanyak tiga juta unit sejak diluncurkan pada bulan Mei.

Jika pendistribusian smartphone Huawei terus berjalan baik selama tahun 2018 mendatang, Huawei diperkirakan akan mendekati tujuannya untuk melengserkan Apple dari posisi kedua produsen smartphone dengan pendistribusian produk terbaik di kuartal pertama 2019.

Namun, Huawei dinilai masih membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat meraih posisi pertama pada daftar produsen smartphone dengan pendistribusian produk terbaik, yang saat ini dipegang oleh Samsung.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.