Apple Hapus 25 Ribu Aplikasi di App Store Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia 20 Agustus 2018 17:29 WIB
apple
Apple Hapus 25 Ribu Aplikasi di App Store Tiongkok
Apple harus hapus puluhan ribu aplikasi dari App Store di Tiongkok.
Jakarta: Apple dikabarkan menghapus lebih dari 25 ribu aplikasi dari App Store mereka di Tiongkok karena puluhan ribu aplikasi itu dianggap telah melanggar regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah Tiongkok.

Setidaknya empat ribu aplikasi itu memiliki tag berupa "judi", menurut laporan Bloomberg. Sementara menurut laporan media nasional Tiongkok, CCTV, Apple telah menghapus sebanyak 25 ribu aplikasi. 

"Aplikasi judi kini ilegal dan tidak lagi diizinkan di App Store Tiongkok," kata Apple dalam sebuah pernyataan resmi pada The Wall Street Journal.


"Kami telah menghapus banyak aplikasi dan developer karena mencoba untuk mendistribusikan aplikasi judi di App Store dan kami terus berusaha untuk menemukan dan mengenyahkan mereka dari App Store."

"Apple sendiri memiliki peraturan terkait aplikasi apa saja yang diizinkan untuk masuk ke App Store, tapi mereka tidak mengikuti peraturan tersebut, yang berujung pada banyaknya aplikasi lotere palsu dan aplikasi judi," The Wall Street Journal mengutip CCTV.

Menurut laporan The Verge, Apple melakukan ini karena semakin banyak berita negatif terkait Apple di Tiongkok. Biasanya, dalam berita itu, Apple dituduh tidak bekerja cukup keras untuk melawan kegiatan online ilegal di Tiongkok.

Sebelum ini, Apple harus melakukan langkah khusus untuk memastikan bahwa mereka mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Tiongkok. Misalnya menghapus aplikasi The New York Times dan aplikasi layanan VPN.

Banyaknya jumlah aplikasi judi di App Store Tiongkok bukanlah hal yang mengejutkan. Namun, keputusan Apple untuk menghapus puluhan ribu aplikasi menunjukkan bahwa perusahaan asing tetap harus mematuhi peraturan pemerintah Tiongkok jika mereka ingin beroperasi di negara dengan populasi terbesar tersebut.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.