Kebijakan privasi baru WhatsApp memaksa pengguna berbagi data mereka dengan Facebook.
Kebijakan privasi baru WhatsApp memaksa pengguna berbagi data mereka dengan Facebook.

WhatsApp Paksa Pengguna Berbagi Data dengan Facebook

Teknologi teknologi whatsapp
Lufthi Anggraeni • 07 Januari 2021 15:04
Jakarta: WhatsApp merilis kebijakan privasi baru, yang memaksa pengguna untuk berbagi data dengan Facebook. Kehadiran kebijakan baru ini disampaikan WhatsApp melalui pemberitahuan dalam aplikasi atau in-app alert.
 
Melalui notifikasi yang muncul ketika membuka aplikasi tersebut, WhatsApp menginformasikan tiga pembaruan penting. Salah satunya mengharuskan pengguna untuk menyerahkan data ke Facebook selaku perusahaan induk WhatsApp jika ingin tetap menggunakan layanan itu.
 
Sebelumnya, pengguna masih disediakan opsi untuk setuju meneruskan data ke Facebook atau menolaknya. Kini pengguna tidak lagi memiliki pilihan lain kecuali menerima dan menyetujui syarat tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WhatsApp menjelaskan bahwa informasi yang akan dibagikan pengguna ke Facebook termasuk informasi registrasi akun beserta nomor telepon, data transaksi, informasi terkait layanan, informasi interaksi dengan pengguna lain.
 
Perusahaan yang diakuisisi Facebook pada tahun 2016 ini mengklaim bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk menawarkan pengalaman dan integrasi di seluruh keluarga aplikasi dan produk yang dinaungi oleh Facebook.
 
Selain berbagi data dengan Facebook, WhatsApp juga menjelaskan menyoal perubahan kebijakan privasi layanannya terkait pemrosesan data pengguna dan komunikasi dengan pemilik akun bisnis.
 
Namun, persyaratan dan kebijakan privasi baru WhatsApp ini baru berlaku mulai tanggal 8 Februari 2021 mendatang. Selain itu, WhatsApp menyebut bahwa pengguna dapat menghapus akun mereka jika menolak persyaratan berbagi data dengan Facebook tersebut.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif