Google Wallet kini mendukung pembayaran anak di Android dengan pengawasan orang tua melalui Family Link dan pembatasan transaksi online.
Google Wallet kini mendukung pembayaran anak di Android dengan pengawasan orang tua melalui Family Link dan pembatasan transaksi online.

Anak-Anak Sekarang Sudah Bisa Pakai Google Wallet

Lufthi Anggraeni • 10 Agustus 2026 11:33
Ringkasnya gini..
  • Google Wallet memungkinkan anak melakukan pembayaran tap-to-pay di toko dengan persetujuan dan pengawasan orang tua.
  • Orang tua dapat memantau transaksi, mengelola kartu, dan mengatur akses melalui Google Family Link.
  • Fitur anak tidak mendukung pembayaran online dan tersedia secara bertahap di sejumlah negara.
Jakarta: Google memperluas fungsi Google Wallet dengan menghadirkan dukungan khusus bagi anak-anak. Melalui fitur ini, anak dapat menggunakan perangkat Android untuk melakukan pembayaran nirsentuh di toko, sekaligus menyimpan sejumlah kartu dan tiket digital dengan pengawasan orang tua.
 
Fitur tersebut menjadi langkah Google untuk memperluas penggunaan dompet digital di kalangan keluarga. Sebelumnya, kemampuan pembayaran melalui Google Wallet pada perangkat Android lebih berfokus pada pengguna umum, sementara akun anak dengan pengawasan melalui Google Family Link belum mendapatkan akses serupa.
 
Mengutip Phone Arena, Google pertama kali mengumumkan rencana menghadirkan Google Wallet untuk anak pada Oktober 2024. Fitur tersebut kemudian mulai digulirkan pada Maret 2025 untuk keluarga di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Spanyol, dan Polandia.

Pembayaran Anak Tetap Berada di Bawah Pengawasan

Google merancang Google Wallet untuk anak dengan sejumlah pembatasan agar penggunaan pembayaran digital tetap berada dalam kendali orang tua. Anak harus menggunakan akun Google yang diawasi melalui Family Link untuk mengakses fitur tersebut. 

Perangkat juga harus mendukung NFC untuk dapat melakukan pembayaran nirsentuh. Kartu kredit atau debit tidak dapat ditambahkan ke Google Wallet anak tanpa persetujuan orang tua. Setelah kartu disetujui dan ditambahkan, anak dapat menggunakannya untuk pembayaran dengan metode tap-to-pay di toko fisik.
 
Google juga memberikan sejumlah alat pengawasan melalui Family Link. Orang tua dapat melihat transaksi terbaru, menghapus kartu pembayaran dari Wallet anak, serta menonaktifkan akses terhadap pass tertentu. 
 
Selain itu, orang tua akan mendapatkan pemberitahuan melalui email setiap kali anak melakukan transaksi. Untuk mengotorisasi pembayaran, Google Wallet mengandalkan metode autentikasi perangkat seperti PIN, kata sandi, sidik jari, atau pengenalan wajah, bergantung pada kemampuan perangkat Android yang digunakan.
 
Pembatasan juga berlaku pada jenis transaksi. Kartu pembayaran pada Google Wallet anak tidak dapat digunakan untuk melakukan pembelian online. Dengan demikian, fungsi pembayaran untuk akun anak difokuskan pada transaksi langsung di toko melalui NFC.
 
Anak-Anak Sekarang Sudah Bisa Pakai Google Wallet

Tidak Hanya untuk Pembayaran

Google Wallet untuk anak tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran. Anak juga dapat menyimpan sejumlah pass digital, termasuk tiket acara, kartu perpustakaan, dan gift card yang didukung. Google menyebut pendekatan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman pembayaran digital dengan pengawasan orang tua. 
 
Dengan menempatkan pengelolaan kartu dan transaksi di Family Link, orang tua tetap memiliki kendali atas aktivitas finansial anak. Fitur ini juga merupakan kelanjutan dari dukungan pembayaran untuk anak pada Fitbit Ace LTE. 
 
Google sebelumnya menghadirkan kemampuan tap-to-pay pada perangkat wearable tersebut sebelum memperluasnya ke smartphone Android. Kehadiran Google Wallet untuk anak sekaligus membuat layanan Google lebih dekat dengan ekosistem Apple. 
 
Apple telah lebih dahulu menyediakan kemampuan serupa melalui Apple Cash Family. Melalui layanan tersebut, orang tua dapat mengatur penggunaan uang anak dan memantau transaksi mereka. Anak juga dapat menggunakan Apple Pay untuk melakukan pembayaran di toko maupun sejumlah transaksi online, serta mengirim dan menerima uang melalui Messages.
 
Google memilih pendekatan lebih terbatas untuk tahap awal. Anak yang menggunakan Google Wallet tidak mendapatkan kemampuan pembayaran online maupun fitur pengiriman uang antar pengguna. Pembatasan ini membuat orang tua memiliki ruang kontrol lebih besar atas penggunaan layanan.
 
Saat ini, Google juga menetapkan bahwa penggunaan Google Wallet untuk anak membutuhkan akun Google yang dikelola melalui Family Link. Google menyediakan halaman bantuan khusus untuk menjelaskan persyaratan tersebut, termasuk kebutuhan perangkat dengan dukungan NFC.
 
Bagi keluarga, kehadiran fitur ini dapat mengurangi kebutuhan anak membawa kartu fisik atau uang tunai ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Di sisi lain, orang tua tetap dapat mengetahui penggunaan kartu dan mengambil tindakan jika diperlukan.
 
Langkah Google tersebut menunjukkan bahwa dompet digital tidak lagi hanya diarahkan kepada pengguna dewasa. Dengan sistem pengawasan terintegrasi, layanan pembayaran mulai dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga sekaligus memberikan kontrol lebih besar kepada orang tua.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA