Ant International
Ant International

AMP, Protokol Open-Source Ant International untuk Revolusi AI Commerce

Mohamad Mamduh • 30 April 2026 13:12
Ringkasnya gini..
  • Teknologi ini hadir di tengah pesatnya pertumbuhan pasar agentic commerce global yang diprediksi mencapai USD28 miliar pada tahun 2030.
  • AMP menawarkan berbagai keunggulan teknis yang signifikan, termasuk pengurangan langkah integrasi agen pembayaran hingga 50%.
  • Saat ini, perusahaan telah bekerja sama dengan lebih dari 40 mitra dompet digital melalui jaringan Alipay+ yang mencakup 1,8 miliar akun pengguna.
Jakarta: Ant International secara resmi memperkenalkan Agentic Mobile Protocol (AMP), sebuah kerangka pembayaran agentic pertama di dunia yang dirancang khusus untuk antarmuka mobile. Inovasi ini bertujuan mendorong ekosistem AI commerce dengan menghubungkan agen AI secara aman ke berbagai layanan seperti dompet digital, super app, hingga perangkat wearable.
 
Sebagai protokol open-source, AMP memungkinkan model bahasa besar (LLM), platform AI, dan merchant untuk terhubung secara mulus dengan lebih dari 4,4 miliar pengguna dompet digital di seluruh dunia melalui integrasi yang sederhana dan aman.
 
Teknologi ini hadir di tengah pesatnya pertumbuhan pasar agentic commerce global yang diprediksi mencapai USD28 miliar pada tahun 2030 seiring transisi menuju sistem transaksi otonom berskala penuh.

Jiang-Ming Yang, Chief Innovation Officer Ant International, menyatakan bahwa protokol yang menjamin efisiensi serta keamanan andal akan menjadi kunci bagi bisnis untuk memperluas jangkauan ke pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
 
Berbeda dengan infrastruktur tradisional yang masih berbasis kartu, AMP dirancang secara AI-native untuk menangani proses otentikasi, verifikasi kredensial, hingga manajemen transaksi secara otomatis.
 
AMP menawarkan berbagai keunggulan teknis yang signifikan, termasuk pengurangan langkah integrasi agen pembayaran hingga 50% dibandingkan metode konvensional. Protokol ini juga dilengkapi dengan mekanisme jaminan uang kembali untuk melindungi mitra dari risiko pengambilalihan akun serta mendukung kompatibilitas lintas perangkat mulai dari ponsel pintar hingga kacamata AR.
 
Selain itu, fitur settlement agent-to-agent (A2A) memungkinkan transaksi mikro hingga nominal USD0,000001 antar agen AI secara real-time, sebuah kapabilitas yang tidak didukung oleh sistem pembayaran tradisional.
 
Untuk menjaga keamanan, Ant International menerapkan kerangka Know Your Agent (KYA) guna menetapkan identitas digital agen serta mekanisme Agent Trust Rating sebagai alat manajemen risiko dinamis.
 
Saat ini, perusahaan telah bekerja sama dengan lebih dari 40 mitra dompet digital melalui jaringan Alipay+ yang mencakup 1,8 miliar akun pengguna secara global. Ant International juga berkolaborasi dengan raksasa teknologi seperti Google, Mastercard, dan Visa untuk terus mengembangkan standar universal dalam masa depan pembayaran digital ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA