Ilustrasi: AWS Kiro
Ilustrasi: AWS Kiro

Modernisasi Aplikasi Bisa Enam Bulan Lebih Cepat Pakai AI Generatif

Mohamad Mamduh • 19 Agustus 2026 08:49
Ringkasnya gini..
  • Fragmentasi akibat praktik coding yang tidak konsisten selama bertahun-tahun sempat menjadi kendala besar.
  • POSe mengklaim berhasil memodernisasi 11 aplikasi inti hanya dalam waktu sembilan minggu.
  • POSe berencana memperluas penggunaan Kiro untuk seluruh proses coding, dokumentasi, hingga tinjauan kode di masa mendatang.
Jakarta: Perusahaan fintech asal Indonesia, POSe (PT Karya Jaya Solusi), mempercepat digitalisasi sistem melalui adopsi Kiro, alat pengembangan berbasis AI generatif dari Amazon Web Services (AWS). POSe mengklaim berhasil memodernisasi 11 aplikasi inti hanya dalam waktu sembilan minggu dari target awal delapan bulan. Pencapaian ini membuat proyek selesai enam bulan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
 
Sebagai fintech yang mendukung lebih dari 60.000 pelaku usaha di 31 provinsi dengan 108.000 terminal pembayaran, POSe memproses lebih dari 28 juta transaksi setiap hari. Dengan volume yang masif, platform ini membutuhkan sistem yang adaptif terhadap laju pasar. Namun, fragmentasi akibat praktik coding yang tidak konsisten selama bertahun-tahun sempat menjadi kendala besar yang memperlambat peluncuran fitur baru dan memperumit kepatuhan regulasi.
 
Kehadiran Kiro menjadi solusi efektif bagi tim pengembang POSe. Alat AI ini berhasil memodernisasi sistem penting seperti kasir digital (POS), Payment Point Online Banking (PPOB), manajemen inventaris, hingga alat pelayanan lapangan.

Kiro merestrukturisasi kode lama yang menumpuk, menciptakan fondasi sistem yang lebih bersih dan mudah dipelihara. Hasilnya, waktu pengerjaan modernisasi terpangkas hingga 80%, dari rata-rata tiga minggu menjadi hanya tiga hari per aplikasi.
 
Erwin Fransiscus, Chief Business and Technology Officer POSe, menjelaskan bahwa kecepatan ini sangat krusial di pasar pembayaran Indonesia yang dinamis. "Modernisasi sistem inti dengan cepat merupakan bagian dari visi terencana untuk selalu selangkah lebih maju dalam memenuhi kebutuhan pelaku usaha," ujarnya.
 
Kolaborasi ini dimulai dengan uji coba pada Februari 2026 sebelum diimplementasikan secara menyeluruh ke lebih dari 50 pengembang dengan dukungan Metrodata Electronics. Pendekatan terpusat ini memberikan visibilitas yang jelas serta standarisasi kerja yang seragam. Anthony Amni, Country Manager AWS Indonesia, menambahkan bahwa keberhasilan POSe menjadi contoh nyata bagaimana AI generatif mampu membantu perusahaan mengatasi tech debt (utang teknis) dalam hitungan minggu tanpa mengorbankan kualitas.
 
Melihat keberhasilan ini, POSe berencana memperluas penggunaan Kiro untuk seluruh proses coding, dokumentasi, hingga tinjauan kode di masa mendatang guna terus mengoptimalkan operasional bisnis mereka.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA