Michael membawa misi utama untuk memperkuat dominasi pasar Xiaomi di Indonesia. Strategi tersebut berfokus pada keunggulan teknologi, peningkatan pengalaman pengguna, serta perluasan aksesibilitas produk dan jangkauan layanan secara nasional guna memperkuat kepercayaan konsumen.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk bergabung dengan Xiaomi Indonesia pada fase yang sangat penting ini. Indonesia adalah salah satu pasar paling strategis bagi Xiaomi secara global, dengan potensi luar biasa dari sisi inovasi, talenta, maupun komunitas pengguna yang sangat kuat. Saya hadir di Indonesia dengan semangat untuk belajar, mendengarkan, dan memahami kebutuhan konsumen secara lebih dekat," ujar Michael.
Rekam Jejak Karir Michael Feng
Michael Feng bergabung dengan Xiaomi pada awal ekspansi internasional perusahaan. Perjalanannya dimulai dari tahap awal operasional Xiaomi di kawasan Balkan, tempat dirinya menjadi salah satu figur kunci penentu arah bisnis perusahaan.
Pada 2018, strategi pemetaan pasar yang dibentuknya berhasil mencatatkan keuntungan dalam waktu singkat. Keberhasilan tersebut membawanya memegang berbagai posisi kepemimpinan strategis lintas kawasan, mulai dari Country Manager Xiaomi Ukraina hingga General Manager Xiaomi Kolombia.
Pencapaian signifikan diukirnya pada periode Maret 2021 hingga Juni 2024. Saat itu, Michael berhasil mengakselerasi pertumbuhan pasar melalui integrasi portofolio smartphone serta ekosistem AIoT, sekaligus mengantarkan Xiaomi ke posisi puncak dengan pangsa pasar mencapai 32 persen.
Sebelum ditunjuk memimpin operasional di Indonesia, Michael sempat memimpin Xiaomi Italia. Di bawah arahannya, Xiaomi Italia berhasil menembus peringkat tiga besar (Top 3) dengan raihan pangsa pasar sebesar 14 persen.
Mengusung Filosofi "Make Friends with Users"
Filosofi "Make Friends with Users" yang melekat pada jenama Xiaomi menjadi landasan utama kepemimpinan Michael di setiap wilayah operasionalnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan bisnis semata, melainkan dari besarnya kontribusi nyata bagi konsumen, mitra bisnis, serta negara tempat Xiaomi beroperasi.
"Indonesia adalah pasar yang sangat dinamis dengan potensi dan peluang luar biasa. Saya optimistis Xiaomi dapat terus tumbuh, berinovasi, serta memberikan dampak yang semakin besar bagi masyarakat Indonesia," pungkas Michael.
Sebagai informasi, Xiaomi didirikan pada April 2010 dan resmi terdaftar di papan utama Bursa Efek Hong Kong pada 9 Juli 2018. Sebagai perusahaan manufaktur pintar dan elektronik konsumen, Xiaomi terus berfokus pada pengembangan smartphone dan perangkat keras pintar yang terhubung dalam platform IoT global.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)