LG membantah tudingan smart TV merekam percakapan saat offline.
LG membantah tudingan smart TV merekam percakapan saat offline.

LG Bantah TV Pintarnya Merekam Suara Saat Offline

Lufthi Anggraeni • 12 September 2026 11:00
Ringkasnya gini..
  • LG membantah smart TV karyanya merekam percakapan secara terus-menerus saat offline atau standby.
  • LG menyebut audio diproses saat fitur suara diaktifkan dan kata pemicu seperti Hi LG terdeteksi.
  • LG mengakui TV dapat memindai perangkat di jaringan lokal dan menyebut ACR bersifat opsional.
Jakarta: LG membantah tudingan bahwa televisi pintarnya secara terus-menerus merekam percakapan pengguna, mengumpulkan data, dan mengunggah informasi tersebut meski perangkat sedang dalam kondisi offline atau standby.

Mengutip Gizmochina, pernyataan LG muncul setelah investigasi yang dilakukan kanal YouTube Gamers Nexus bersama peneliti keamanan siber menyoroti sejumlah dugaan persoalan privasi dan keamanan pada smart TV LG. 

Investigasi tersebut mengklaim perangkat dapat mencatat dan mengunggah data, memindai jaringan Wi-Fi lokal, mengenali perangkat lain di jaringan rumah, serta menangkap audio melalui mikrofon. Dalam pernyataannya kepada Tom's Hardware, LG menegaskan bahwa klaim utama mengenai perekaman percakapan secara terus-menerus tidak benar. 

LG menjelaskan bahwa pemrosesan data suara pada TV hanya dilakukan dalam kondisi tertentu, yakni ketika pengguna menekan dan menahan tombol suara pada remote atau ketika fitur pengenalan suara jarak jauh telah diaktifkan dan TV mendeteksi kata pemicu seperti Hi LG.

Investigasi Soroti Perekaman Audio dan Aktivitas Jaringan

Kontroversi bermula dari video investigasi berdurasi sekitar dua jam yang dipublikasikan Gamers Nexus. Investigasi tersebut dilakukan bersama dua peneliti keamanan, MrBruh dan uturn, dengan menggunakan metode seperti packet capture dan analisis firmware.

Dalam pengujiannya, peneliti mengklaim menemukan bahwa sejumlah smart TV LG melakukan berbagai aktivitas ketika berada dalam kondisi yang menurut pengguna tampak seperti mati atau standby. Aktivitas yang disoroti mencakup pencatatan data, pemindaian jaringan Wi-Fi, pengenalan perangkat lain seperti ponsel dan printer, serta pengambilan sampel audio dan video.

Salah satu temuan yang paling mendapat perhatian adalah dugaan bahwa mikrofon pada TV masih dapat menangkap suara lingkungan ketika perangkat berada dalam kondisi standby. Investigasi tersebut juga mengklaim audio dapat disimpan secara lokal ketika TV tidak terhubung ke internet dan kemudian diproses atau dikirim ketika koneksi tersedia kembali.

Selain persoalan audio, investigasi juga menyoroti teknologi Automatic Content Recognition (ACR). Teknologi ini digunakan untuk mengenali konten yang sedang ditampilkan di televisi. Menurut investigasi tersebut, aktivitas tersebut menjadi bagian dari kekhawatiran lebih luas mengenai jenis data yang dikumpulkan smart TV dan cara data tersebut dapat digunakan.

Temuan mengenai pemindaian jaringan juga menjadi perhatian. Peneliti mengklaim TV dapat mengidentifikasi perangkat lain yang berada di jaringan lokal, termasuk berbagai perangkat elektronik yang terhubung ke jaringan rumah.

LG Smart TV - 2

LG Jelaskan Cara Kerja Fitur Voice Recognition

LG membantah bahwa televisinya merekam percakapan ambient secara terus-menerus. LG menjelaskan bahwa pemrosesan suara hanya aktif ketika pengguna secara sengaja mengaktifkan fungsi suara.

Ada dua kondisi utama yang disebut LG. Pertama, pengguna menekan dan menahan tombol voice pada remote control. Kedua, pengguna sebelumnya telah mengaktifkan fitur Far-Field Voice Recognition, kemudian TV mendeteksi kata pemicu seperti Hi LG.

LG juga menjelaskan bahwa ketika fitur pengenalan suara jarak jauh diaktifkan, TV memang dapat memantau kata pemicu saat berada dalam mode standby. Namun, perusahaan menyatakan proses pendeteksian tersebut dilakukan secara lokal di perangkat.

Jika kata pemicu tidak terdeteksi, LG mengatakan data audio yang digunakan untuk proses pengenalan tersebut akan segera dihapus dan tidak dikirimkan ke server perusahaan. Dengan demikian, menurut penjelasan LG, pemrosesan lokal tersebut berbeda dari perekaman percakapan pengguna secara terus-menerus dan pengiriman audio ke server.

LG juga menegaskan bahwa di luar kondisi saat fungsi suara diaktifkan, TV tidak mengumpulkan, merekam, ataupun mengirimkan percakapan ambient dari lingkungan rumah pengguna.
   

LG Akui TV Memindai Perangkat di Jaringan Lokal

Kendati membantah tudingan mengenai perekaman percakapan, LG mengakui bahwa smart TV karyanya memiliki kemampuan untuk memindai perangkat lain pada jaringan lokal. Menurut LG, kemampuan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai fungsi smart TV, termasuk konektivitas ant perangkat, berbagi konten, serta fitur rumah pintar. 

Perusahaan asal Korea Selatan itu menyebut pemindaian perangkat di jaringan merupakan fungsi yang umum ditemukan pada smart TV dan perangkat smart home lainnya. LG juga memberikan penjelasan mengenai ACR. 

Menurut LG, fitur tersebut bersifat opt-in, sehingga pengguna harus memberikan persetujuan untuk mengaktifkannya. ACR digunakan untuk menyediakan rekomendasi konten, layanan, dan iklan lebih personal.

LG menyatakan data ACR tidak digunakan untuk tujuan periklanan apabila pengguna tidak memberikan persetujuan terhadap opsi yang relevan. Perusahaan juga mengatakan berbagai fitur terkait privasi dan penggunaan data dapat dikendalikan melalui pengaturan pada televisi.

Selain itu, LG menyatakan bahwa keamanan data menjadi bagian dari perhatian perusahaan. LG mengklaim terus memantau platformnya dan bekerja sama dengan pakar keamanan independen untuk menemukan kerentanan serta menyediakan pembaruan keamanan.

Sebagian Klaim Belum Diverifikasi Secara Independen

Terlepas dari bantahan LG, masih terdapat perbedaan antara hasil investigasi Gamers Nexus dan penjelasan perusahaan. Tom's Hardware mencatat bahwa pihaknya belum melakukan verifikasi independen terhadap klaim yang disampaikan Gamers Nexus maupun bantahan LG.

LG juga tidak memberikan tanggapan terhadap seluruh klaim tambahan yang muncul dalam investigasi. Salah satu persoalan yang tidak dijelaskan secara rinci berkaitan dengan dugaan penyimpanan transkrip dalam bentuk teks biasa.

Karena itu, isu tersebut belum dapat dipandang sebagai kesimpulan final mengenai cara seluruh sistem pengumpulan data pada smart TV LG bekerja. Namun, LG telah mengonfirmasi keberadaan pemindaian perangkat dalam jaringan lokal, fitur ACR yang menurut perusahaan bersifat opsional, serta mekanisme pengenalan kata pemicu yang diproses secara lokal ketika fitur suara terkait telah diaktifkan pengguna.

Kontroversi ini kembali menunjukkan pentingnya transparansi mengenai cara perangkat pintar mengelola data pengguna. Bagi konsumen, pengaturan privasi dan persetujuan terhadap fitur seperti voice recognition maupun ACR menjadi aspek yang perlu diperhatikan ketika menggunakan perangkat yang terhubung ke internet.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA