Foto: Lenovo
Foto: Lenovo

Teknologi AI Lenovo Pangkas Latensi Siaran dan Operasional FIFA World Cup 2026

Mohamad Mamduh • 10 Juni 2026 11:40
Ringkasnya gini..
  • Dengan memanfaatkan server ThinkSystem SR635 V3, Lenovo berhasil memangkas latensi siaran IPTV hingga di bawah lima detik.
  • Infrastruktur Lenovo juga menjadi pusat kendali utama melalui FIFA Technology Command Center di Miami dan Tournament Operation Center.
  • Lenovo juga memperkenalkan FIFA AI Pro, sebuah platform asisten taktis yang memberikan analisis tingkat elit bagi seluruh tim peserta.
Jakarta: Lenovo mengumumkan implementasi platform infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) near real-time untuk mendukung gelaran FIFA World Cup 2026. Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo akan menjadi tulang punggung operasional dalam turnamen terbesar sepanjang sejarah yang melibatkan 48 tim di tiga negara tuan rumah dengan perkiraan jangkauan hingga 6 miliar penggemar di seluruh dunia.
 
Fokus utama dari kerja sama strategis ini adalah transformasi pengalaman menonton melalui distribusi video IPTV berlatensi sangat rendah yang didukung oleh keunggulan teknologi komputasi modern.
 
Dengan memanfaatkan server ThinkSystem SR635 V3, Lenovo berhasil memangkas latensi siaran IPTV hingga di bawah lima detik, sebuah pencapaian yang memungkinkan akses pertandingan secara near real-time bagi para penonton.

Teknologi ini akan mengelola volume data video langsung yang masif dari berbagai stadion di Amerika Utara dan mendistribusikannya melalui sepuluh kanal ke lebih dari 1.000 layar di berbagai lokasi, mulai dari area penggemar hingga tribun media. Kecepatan distribusi konten ini memastikan bahwa setiap momen krusial dapat dinikmati secara konsisten oleh media, tamu VIP, serta ofisial di seluruh ekosistem penyelenggaraan turnamen.
 
Selain aspek penyiaran, infrastruktur Lenovo juga menjadi pusat kendali utama melalui FIFA Technology Command Center di Miami dan Tournament Operation Center. Di fasilitas ini, lebih dari 17.000 perangkat Lenovo dan Motorola serta dukungan dari 200 teknisi ahli akan memantau seluruh sistem teknologi secara terus-menerus.
 
Kehadiran solusi perusahaan ini memungkinkan FIFA untuk mengidentifikasi potensi kendala teknis dengan cepat dan mengambil tindakan responsif di berbagai lokasi demi menjamin kelancaran jalannya kompetisi.
 
Ashley Gorakhpurwalla, President of Infrastructure Solutions di Lenovo menyatakan bahwa infrastruktur AI ini bertujuan untuk membawa miliaran penggemar lebih dekat dengan setiap momen pertandingan melalui highlight dan sudut pandang kamera yang beragam.
 
Sementara itu, Nacho Fresco sebagai Direktur Teknologi FIFA menekankan bahwa efisiensi operasional yang optimal dan latensi rendah adalah kebutuhan mutlak dalam lingkungan produksi siaran langsung berskala masif seperti Piala Dunia.
 
Melalui visi Smarter AI for All, Lenovo juga memperkenalkan FIFA AI Pro, sebuah platform asisten taktis yang memberikan analisis tingkat elit bagi seluruh tim peserta untuk menciptakan persaingan yang lebih adil di lapangan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA