Informasi terbaru ini disampaikan Menkominfo Budi Arie Setiadi pada Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Judi Online di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta. Dia menegaskan bahwa fenomena judi online ini sudah sangat meresahkan masyarakat.
“Maraknya promosi dan kegiatan judi online membuat pemerintah tidak tinggal diam. Kami sudah mengerahkan artificial intelligence (AI) untuk terus memantau situs-stus yang mengandung perjudian,” katanya.
BACA JUGA: Menkominfo Peringatkan Meta Facebook: Bersihkan Konten Judi!
Menurut Menkominfo ada tiga langkah yang ditempuh, pertama melibatkan penyelenggara platform digital dalam penelusuran dan pemutusan akses konten judi online.
Kedua, mendorong Internet Service Provider (ISP) dan operator seluler untuk memastikan ketepatan sinkronisasi sistem pada database situs yang mengandung konten perjudian.
“Dan ketiga mempersempit ruang gerak pelaku judi online dengan memblokir rekening dan bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum untuk melakukan penindakan,” jelasnya. Menkominfo menyebut sudah tiga bulan menjalin kerja sama dengan banyak mitra penyedian layanan internet.
“Meta melaporkan kepada saya komitmen mereka, dari selama tiga bulan saja META sudah me-remove atau menyapu, memblokir hampir dua juta lebih konten yang mengandung perjudian online,” ungkap Menkominfo.
Tantangan yang dijumpai adalah pelaku judi online kerap memindah alamat situs. Bahkan server, internet protocol serta nomor telepon seluler kebanyakan beroperasi dari luar negeri, Kamboja dan Filipina disebut sebagai pusatnya.
BACA JUGA: Menkominfo Minta Dukungan Penyedia Jasa Internet Berantas Judi Online
“Alamat IP-nya pindah-pindah, tetapi kita sudah tahu bahwa ini pusatnya di Kamboja dan Filipina. Kita dapat promosinya dari nomor whatsApp dari Kamboja, Filipina. Kita berusaha semaksimal mungkin, tetapi namanya teknologi kan kecanggihan lawan kecanggihan,” tuturnya.
Pada konferensi tersebut Menteri Budi Arie didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan, serta Staf Khusus Menkominfo Jobpie Sugiharto. Mereka mengajak masyarakat juga berperan aktif melaporkan temuan konten judi online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News