Ilustrasi: Hani Santana
Ilustrasi: Hani Santana

PANDI dan Koseta Siapkan E-Commerce untuk Seniman Indonesia

Teknologi teknologi internet pandi
Cahyandaru Kuncorojati • 06 Juli 2020 12:05
Jakarta: Pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia sejak awal Januari, berdampak pada semua profesi pekerjaan, termasuk seniman.
 
Sektor industri kreatif yang di dalamnya pekerja seni menjadi sektor yang paling terdampak. Berbagai rencana yang telah tersusun terpaksa dibatalkan.
 
Risang Yuwono, Inisiator Pameran daring dan penciptaan Website E- Commerce karya seni pertama di Indonesia mengungkapkan bahwa di Yogyakarta sendiri terdapat lebih dari 700 komunitas atau sanggar yang kehilangan ruang ekpresi akibat wabah Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbagai event dibatalkan. Ada lebih dari 400 event yang tertunda bahkan terancam dibatalkan.
Situasi tersebut menginspirasi Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bekerjasama dengan Koperasi Seniman dan Budayawan Yogya (Koseta), membangun konsep, cara berjejaring yang berbasiskan teknologi.
 
Garin Nugroho, kurator "Resoilnation" menyatakan, kegiatan ini merupakan program yang memberikan respons atas terjadinya wabah, yang harus dihadapi oleh pekerja seni.
 
Upaya yang digagas oleh Koseta dengan tajuk "RESOILNATION" merupakan usaha untuk menuju Resolusi Seni menghadapi pandemi Covid-19. Arah dari Resolusi Seni yang berbasiskan teknologi dirangkum dalam satu platform Payment Gateway – Online Submission di situs www.Resoilnation.id.
 
Risang Yuwono, Direktur Program Resoilnation menyatakan, kolaborasi antara PANDI dan Koseta merupakan usaha untuk menjaga eksistensi pekerja seni, dengan harapan akan memberikan nilai tambah secara ekonomi dan ketahanan pangan bagi pelaku seni.
 
"Tak hanya soal eksistensi, kita juga membuka wacana pameran dengan sistem legal yang komprehensif dengan dukungan SCW Legal & Partner untuk mengajarkan seniman betapa pentingnya infrastruktur HAKI di tengah lemahnya sistem Perlindungan Hak Cipta di Indonesia," ujarnya.
 
Di kesempatan lain, Ketua PANDI Yudho Giri Sucahyomerasa tertantang untuk ikut terlibat dan memberikan dukungan terhadap pameran ini. Nilai tambah dari pameran ini diluar logika umum, karena seluruh karya yang terjual akan dikelola untuk penciptaan lahan pertanian baru.
 
Kegiatan ini diharapkan akan mendukung program ketahanan pangan di tengah ancaman pandemi yang bersama belum dapat kita ketahui dan efek domino yang mengancam keberlangsungan Ekonomi dan sosial budaya di Indonesia mapun di dunia.
 
Dukungan PANDI yang bekerja sama dengan mitra strategis penyedia jasa telekomunikasi "Citrahost" diwujudkan dalam pemberian hibah berupa domain dan hosting bagi seluruh peserta, serta pembuatan website.
 
Para mitra juga akan mengembangkan kapasitas seniman dengan pelatihan daring untuk 50 seniman guna membangkitkan “visibilitas” seniman Indonesia di Era Digital.
 
Kolaborasi PANDI dan Koseta mendapat apresiasi dari GKR Mangkubumi sebagai sebuah transformasi dunia kreatif dari konvensional menuju era digital.
 
“Saya melihat bahwa di era sekarang ini diperlukan sebuah usaha yang tidak kalah inovatif dari negara-negara maju di dunia, tak lain agar pelaku seni di Indonesia bisa bersaing dengan dunia internasional,” ujar GKR Mangkubumi di sela-sela pertemuan dengan PANDI.
 
GKR Mangkubumi berharap pelaku seni di Indonesia dapat bangkit, dan kreativitasnya tidak terpuruk dalam Pandemi ini.
 
“Kita tahu, pandemi ini memukul semua sektor, termasuk sektor kreatif yang sangat dirasakan oleh pelaku seni, dengan adanya program ini, saya berharap bisa menjadi titik balik munculnya kreativitas baru dengan sentuhan digital,” ungkapnya.
 
Program ini mendapat banyak perhatian dari beberapa seniman, banyak dari mereka yang telah menyatakan akan terlibat dalam event ini, di antaranya Klowor Waldiyono, Hani Santana, Kukuh Nuswantoro, Lully Tutus, Sindu Cutter, dan Lanjar Jiwo.
 
Resoilnation rencananya dibuka secara daring pada tanggal 25 juli 2020. Koseta menyebut mengundang setiap pihak untuk dapat membingkai setiap helai karya yang dipamerkan agar menemukan rumah dan menjalin sejarah bagi para pengagum kisah.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif