Dalam acara ini, Achmad S. Sofwan, Managing Director Fujitsu Indonesia menjelaskan, tahun 2014 adalah tahun yang sulit bagi Fujitsu, terutama karena di tahun lalu, Indonesia mengadakan pemilu, sehingga beberapa proyek Fujitsu dengan pemerintah Indonesia terpaksa harus ditunda.
Dia mengatakan, meskipun di tahun 2014 jumlah pendapatan Fujitsu mengalami sedikit penurunan, tetapi pada awal tahun 2015, tepatnya di bulan Januari - Maret, pendapatan Fujitsu menunjukkan peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di acara yang diadakan di Padma Hotel ini, Made Sudharma, Country Head Application Services, Fujitsu Indonesia juga menjelaskan beberapa solusi dari Fujitsu yang telah diimplementasikan di Indonesia, antara lain Disasater Information Management System, River Information Monitoring System, dan Toll Road Information System.
Sementara itu, beberapa solusi yang ingin Fujitsu perkenalkan di Indonesia antara lain Healthcare Information Exchange Network dan beberapa solusi yang dikhususkan untuk dunia pendidikan.
Sementara itu, Ewin Tan, Head of Product Management, Fujitsu Indonesia juga sempat memberikan penjelasan mengenai solusi untuk Integrated Systems terbaru dari Fujitsu yang dinamai dengan PRIMEFLEX. Seolah tidak mau kalah, Pungky Sulistyo, Product Manager dari Fujitsu Indonesia, pada kesempatan kali ini juga mengumumkan bahwa Fujitsu memiliki jajaran produk terbaru yang dinamai PRIMERGY, yang merupakan server untuk kalangan pebisnis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News