Karena itulah, vendor smartphone lain biasanya memilih untuk bersaing di kelas pemula, pasar yang tidak diincar oleh Apple dan tidak terlalu dipedulikan oleh Samsung. Namun, persaingan di kelas itu juga sama sulitnya.
Agar sebuah vendor dapat meraih untung di pasar smartphone kelas pemula, mereka harus dapat menjual dalam jumlah banyak. Tidak hanya itu, rendahnya margin dan ketatnya persaingan juga membuat para vendor harus berjuang keras.
HTC memutuskan untuk mundur dari pasar smartphone kelas pemula. Minggu lalu, dalam laporan keuangan per kuartal, HTC mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan pasar smartphone kelas pemula agar bisa fokus pada segmen yang lebih menguntungkan, seperti yang disebutkan oleh Phone Scoop.
Menurut laporan AnandTech, HTC tidak akan menghentikan dukungan untuk ponsel kelas pemula yang telah mereka luncurkan. Namun, mereka juga tidak akan meluncurkan ponsel entry-level baru. Hal ini berarti, HTC tidak akan memperbarui ponsel-ponsel lini Desire 10.
Kesulitan HTC untuk meraih untung adalah rahasia umum. Meskipun perusahaan asal Taiwan tersebut tetap menjadi salah satu merek yang cukup dikenal di pasar smartphone, mereka kesulitan untuk bersaing di pasar smartphone, di semua segmen.
HTC masih belum bisa merusak dominasi Apple dan Samsung di pasar smartphone kelas atas, sementara mereka harus menghadapi kompetisi ketat di smartphone kelas pemula dari manufaktur ponsel asal Tiongkok. Karena itulah, HTC memutuskan bahwa mereka untuk fokus pada pasar smartphone kelas menengah dan atas yang bisa menghasilkan untung lebih besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News