Chat GPT adalah model bahasa besar yang dilatih pada sejumlah besar data, dan informasi yang kamu berikan kepadanya dapat disimpan dan berpotensi digunakan untuk pelatihan model di masa depan.
| Baca juga: Waduh, ChatGPT Bisa Ubah Bukti Transfer? Rawan Penipuan Nih |
Oleh karena itu, berhati-hati terhadap jenis informasi yang kamu unggah atau bagikan melalui percakapan adalah langkah penting dalam menjaga keamanan dan privasi kamu. Salah satu kategori file yang sebaiknya dihindari adalah yang mengandung informasi pribadi yang sensitif (Personally Identifiable Information - PII).
Ini termasuk detail seperti nomor KTP, nomor rekening bank, informasi kartu kredit, alamat rumah lengkap, nomor telepon pribadi, dan tanggal lahir. Jika informasi ini jatuh ke tangan yang salah atau terekspos dalam data pelatihan model, dapat menimbulkan risiko pencurian identitas, penipuan finansial, atau bahkan ancaman fisik.
Selain itu, dokumen-dokumen rahasia perusahaan, seperti rencana bisnis yang belum dipublikasikan, prototipe produk, atau informasi keuangan internal, juga tidak boleh dibagikan karena dapat membahayakan keunggulan kompetitif dan keamanan perusahaan.
Begitu pula dengan informasi login dan kredensial akses seperti username dan password, yang jika terekspos, dapat memberikan akses tidak sah ke akun dan sistem penting kamu.
Sebaiknya kamu juga jangan membagikan materi berhak cipta atau kekayaan intelektual yang bukan milik kamu juga sebaiknya tidak dibagikan, karena hal ini dapat menimbulkan masalah hukum terkait pelanggaran hak cipta.
Berikut 5 hal yang sebaiknya tidak dibagikan ke ChatGPT (atau AI sejenis) demi menjaga privasi dan keamanan.