Q1 2018, Bisnis Digital Telkomsel Naik 24,8%
Telkomsel terus bangun BTS.
Jakarta: Bisnis digital Telkomsel naik 24,8 persen pada Q1 2018 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kontribusi bisnis digital Telkomsel juga naik menjadi 48 persen dari 37,7 persen pada periode yang sama tahun lalu. 

"Kami tetap fokus mengembangkan ekosistem digital, di antaranya dengan terus menggelar infrastruktur jaringan secara agresif, terutama BTS berbasis teknologi mobile broadband," kata Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

"Kami pun meyediakan berbagai pilihan solusi layanan digital untuk melayani kebutuhan digital lifestyle pelanggan dan masyarakat Indonesia."


Pada Q1 2018, Telkomsel membangun lebih dari 6.900 BTS 4G. Secara total, Telkomsel memiliki lebih dari 167 ribu BTS di seluruh Indonesia.

Angka ini naik 23,2 persen jika dibandingkan dengan waktu yang sama pada tahun lalu. Dari semua BTS tersebut, sekitar 70 persen merupakan BTS 3G atau 4G. 



Telkomsel menyebutkan, pada kuartal satu tahun ini, penggunaan jaringan 3G dan 4G juga mengalami peningkatan sebesar 35,2 pesen. Operator tersebut sekarang memiliki lebih dari 108 juta pengguna data dengan 55 juta diantaranya merupakan pelanggan 4G.

Menariknya, penggunaan data juga meroket. Peningkatan penggunaan layanan data mencapai 145, 8 persen jika dibandingkan dengan Q1 2017. Selain penggunaan layanan data, Telkomsel mengungkap bahwa penggunaan layanan digital mereka juga mengalami kenaikan sebesar 61,1 persen.

Telkomsel merasa, ini berkat nainya penggunaan layanan gaya hidup digital seperti video, musik dan game juga value added service seperti pembayaran digital T-Cash, digital banking dan Internet of Things. 
 
“Kami senantiasa berupaya mendorong pemanfaatan jaringan broadband secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi pelanggan. Untuk itu, Telkomsel terus melakukan berbagai improvement untuk menyajikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para pelanggannya,” kata Ririek. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.