Ilustrasi. (CNET)
Ilustrasi. (CNET)

Tiongkok: Lebih Baik TikTok Ditutup Daripada Dibeli Amerika

Teknologi media sosial amerika serikat tiongkok tiktok
Cahyandaru Kuncorojati • 13 September 2020 12:17
Jakarta: Perang dagang sekaligus politik antara Amerika Serikat dan Tiongkok lewat status TikTok terus bergulir. Kabar terbaru pemerintah Tiongkok menyatakan menolak tawaran atau instruksi Presiden Donald Trump.
 
Diketahui bahwa Amerika Serikat menginstruksikan agar status kepemilikan TikTok dari ByteDance dilepas sehingga bisa dibeli oleh perusahaan dari negara tersebut. Batas waktu yang ditentukan adalah hingga 15 September atau TikTok akan diblokir.
 
Dikutip dari Engadget, kabarnya beberapa pejabat di Tiongkok menyatakan lebih baik TikTok ditutup atau diblokir dari pada dibeli oleh Amerika Serikat menurut informasi terdekat di Beijing. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk Tiongkok tidak mengalah atas tekanan negeri Paman Sam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun begitu baik pihak ByteDance maupun jajaran kementerian perdagangan dan luar negeri Tiongkok sama sekali tidak memberikan pernyataan resmi. ByteDance mengagaku tidak menerima instruksi untuk menutup TikTok di Amerika Serikat maupun negara lain.
 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, sempat merilis pernyataan bahwa Amerika Serikat menyalahgunakan konsep keamanan nasional dengan memberikan tekanan kepada perusahaan asing sehingga hal ini harus dihentikan.
 
Beberapa waktu lalu ByteDance dilaporkan sudah dalam tahap diskusi dengan perusahaan besar atau investor Amerika yang berminat membeli TikTok. Perusahaan seperti Microsoft dan Oracle menjadi kandidat kuat pembeli TikTok, Google sendiri disebut hanya memburu saham TikTok dalam jumlah kecil.
 
Begitu kuatnya tekanan politik antara kedua negara membuat CEO TikTok, Kevin Mayer, yang baru menjabat selama tiga bulan memilih mundur. Sebelumnya Kevin Mayer memimpin Disney mengakuisis banyak rumah produksi film besar dan mempersiapkan kelahiran layanan streaming Disney Plus.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif