Kompetisi developer aplikasi Huawei Apps Up 2022 digelar di Asia Pasifik
Kompetisi developer aplikasi Huawei Apps Up 2022 digelar di Asia Pasifik

Kompetisi Huawei Mobile Services Apps UP 2022 Hadir, Total Hadiah USD200 Ribu

Mohammad Mamduh • 07 Juli 2022 11:50
Jakarta: Huawei Mobile Services (HMS) mengumumkan dibukanya kompetisi Apps Up 2022. Melalui ajang ini, pihak pengembang didukung untuk menjelajahi potensinya dan mengembangkan aplikasi mobile yang inovatif lewat adopsi dan integrasi HMS Core Kits.
 
Khusus di tingkat Asia Pasifik, kontestan dapat melakukan pendaftaran dari 24 Juni hingga 9 Oktober dan akan memperebutkan total hadiah tunai senilai USD200 ribu.
 
Memasuki tahun ketiganya, Apps Up 2022 akan digelar di Asia Pasifik, Tiongkok, Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah & Afrika. Total hadiah senilai 1 juta dolar AS yang dialokasikan dari program Shining Star akan dianugerahkan kepada pemenang kompetisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Apps Up 2022, aplikasi besutan para pengembang yang paling menjanjikan ini akan memanfaatkan HMS Core, layanan pengembangan aplikasi dan kapabilitas terbuka yang disediakan Huawei. Agar layak dipertandingkan, aplikasi tersebut wajib terintegrasi dengan satu atau lebih kapabilitas maUpun layanan HMS Core.
 
Dengan 9 kategori penghargaan, 21 finalis di kawasan akan berhak mendapatkan hadiah sebagai berikut:
 
Kategori Hadiah Tunai
Aplikasi Terbaik x 4 USD15.000
Game Terbaik x 2 USD15.000
Aplikasi Social Impact Terbaik x 1 USD15.000
Penghargaan Best HMS Innovation x 2 USD10.000
Penghargaan Tech Women x 3 USD8.000
Penghargaan AppGallery Rising Star x
3
USD7.000
Penghargaan All-Scenario Coverage x1 USD7.000
Penghargaan Inovasi Siswa x 4 USD5.000
Aplikasi Terpopuler x 1 USD3.000
 
Masing-masing kontestan akan dievaluasi berdasarkan pengalaman pengguna, unsur kebaruan, dan nilai sosial yang dihadirkannya.
 
“Apps Up 2022 ini juga istimewa, karena kami terus memberikan penghargaan bagi siswa-siswi serta perempuan yang cemerlang guna mendorong keberagaman di industri pengembangan aplikasi,” tutur Rei Xiao, Director of Mobile Ecosystem Business Growth, Huawei Asia Pacific Region.
 
Sejalan dengan visi Huawei untuk membangun dunia digital yang terhubung sepenuhnya dan mampu menjawab berbagai skenario, kompetisi tahun ini juga mengenalkan kategori baru yang dinamakan All-Scenario Coverage Award.
 
Penghargaan ini ditujukan kepada aplikasi yang paling fungsional dan bisa digunakan di berbagai jenis gawai, seperti smartwatch dan aksesori pintar lainnya. Terlebih, Apps Up 2022 adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan para pengembang yang ingin bersaing di pasar global.
 
“Kami berharap, kompetisi ini dapat menjadi kesempatan bagi pengembang lokal untuk memamerkan solusi serta inovasinya dan membuka peluang lebih lebar untuk mengakses pasar internasional.”
 
Senada dengan Jacky, Heru Sutadi, Executive Director Indonesia ICT Institute, menjelaskan bahwa ekonomi digital Indonesia kemungkinan besar akan mencapai proyeksi lebih tinggi dari yang diharapkan, yakni senilai 200 milyar dolar AS pada tahun 2025. Capaian tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan pengguna mobile yang signifikan akibat pandemi.
 
“Dengan proyeksi 450 juta pengguna mobile, digabungkan dengan 250 juta pengguna internet, tidak diragukan lagi bahwa akselerasi menuju masyarakat digital akan melaju dengan kecepatan tinggi," kata Heru.
 
"Selain infrastruktur jaringan yang semakin ditingkatkan, kita juga harus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia maUpun industri agar teknologi digital dapat dimanfaatkan dengan optimal. Kompetisi yang digelar Huawei ini akan membantu pengembang lokal untuk menambah kemampuannya dan menjawab kebutuhan industri.”
 
Pada Apps Up 2021 yang diselenggarakan tahun lalu, sejumlah startUp dan pengembang Tanah Air pun ikut ambil bagian. Tiga kontestan berhasil menorehkan prestasi sebagai finalis: Rumah Kisah (penghargaan Aplikasi Terbaik), Water the Farm (penghargaan Tech Women’s), dan International Covid Center/ICC (penghargaan AppGallery Rising Star).
 
Apps Up 2022 menyambut semua developer dan pemilik aplikasi mobile, baik siswa, profesional, startUp, maUpun perusahaan. Pengembang harus memiliki kantor dan beroperasi di kawasan Asia Pasifik agar dapat ikut serta.
 
Sementara, aplikasi yang didaftarkan harus terintegrasi dengan setidaknya satu kapabilitas atau layanan HMS dan dapat dijalankan pada gawai yang hanya memiliki HMS. Peserta dapat mendaftar sebagai individu atau sebagai tim yang terdiri dari maksimal empat orang.
 
Aplikasi akan mendapatkan poin ekstra jika mengintegrasikan ML Kit, AR Engine, dan/atau Map Kit. Aplikasi yang dapat digunakan di berbagai jenis gawai, seperti smartwatch dan smart glasses, juga akan mendapatkan poin tambahan.
 
Pendaftaran dibuka dari 24 Juni hingga 9 Oktober, sementara pemenang akan diumumkan pada Desember 2022 di laman web.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif