TokoKrypto mengumumkan kerja sama dengan Digix dan Indogiving.
TokoKrypto mengumumkan kerja sama dengan Digix dan Indogiving.

Tokocrypto Umumkan Kerja Sama Strategis dengan Digix dan Indogiving

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 19 Desember 2018 11:58
Jakarta: TokoKrypto mengumumkan kerja sama Digix dan Indogiving, memungkinkan penggunanya menggunakan aset Kripto untuk berdonasi via Indogiving, serta membeli token bernilai emas, Digix (DGX).

Sebagai informasi, satu token Digix mewakili satu gram emas yang ditawarkan kepada blockchain Ethereum. Token ini juga tersedia untuk ditukarkan dengan emas fisik secara langsung melalui proses pencetakan berkelanjutan bernama Proof of Provence.

Pada proses ini, setiap dokumen terkait dengan pembelian, penyimpanan di brankas dan audit masing-masing potongan emas yang telah diunggah akan dapat dilihat oleh publik. TokoKrypto menilai DGX sebagai pilihan tepat dengan nilai yang terlindungi di masa sulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu, kerja sama dengan Indogiving memungkinkan masyarakat Indonesia ataupun internasional untuk mengirimkan dana ke dompet khusus yang disediakan TokoKrypto untuk akun Indogiving. Dana berbentuk aset krypto tersebut kemudian akan dikonversikan ke dalam Rupiah, untuk didonasikan. Kerja sama ini menjadi opsi tambahan bagi pengguna TokoKrypto, mendampingi opsi pengumpulan dana yang sebelumnya telah tersedia di TokoKrypto.

Dengan kerjasama ini, Tokocrypto berharap tidak hanya kripto antusias di Indonesia saja yang dapat melakukan donasi, namun kripto antusias dari berbagai negara lain dapat melakukan kontribusi nyata untuk membantu Indonesia.

Sementara itu sebagai informasi, Tokocrypto menjadi platform pertama yang memungkinkan transaksi jual beli DGX menggunakan mata uang Rupiah. Sebelumnya, transaksi DGX hanya dapat dilakukan dengan menggunakan Ethereum (ETH).


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi