Seorang anak menaruh rangkaian buna di depan Masjid Kilnirnie, Wellington, Selandia Baru. (Mark Tantrum/Getty Images)
Seorang anak menaruh rangkaian buna di depan Masjid Kilnirnie, Wellington, Selandia Baru. (Mark Tantrum/Getty Images)

Berbagai Unggahan Sebagai Simpati Penembakan di Selandia Baru

Teknologi media sosial
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Maret 2019 13:48
Jakarta: Kasus penembakan dua masjid di Selandia Baru yang terjadi di kota Christchruch hari Jumat 15 Maret 2019, waktu setempat masih jadi perbincangan.
 
Seperti yang diketahui, pelaku menayangkan aksinya livestream menggunakan Facebook. Tidak tunggu waktu lama, video penuh konten kekerasan tersebut beredar di dunia maya.
 
Kini, warga dunia menunjukkan sikap dan rasa belasungkawa di dunia maya. Beberapa sumber di media luar dan unggahan di media sosia menampilkan, warga Selandia Baru memberikan karangan bunga di masjid maupun pusat ibadah Muslim di berbagai kota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah unggahan akun Twitter memperlihatkan karangan bungan dari warga sekitar di Masjid Kilbirnie kota Wellington, Selandia Baru. Di kota Ponsoby, Auckland, Al Masjid Al Jamie Ponsoby juga menerima karangan bungan di pagar halaman depan.

 
Kepolisian Selandia Baru memang tidak lama berhasil menangkap pelaku teror usai melakukan aksinya. Diketahui bahwa pelaku bukan warga negara Selandia Baru, melainkan Australia. Kabar ini juga rupanya turut membawa rasa duka kepada warga di Australia.
 
Dikutip dari The Guardian, akun Twitter netizen Australia turut melaporkan aksi menaruh rangkaian bunga pada masjid di beberapa kota. Akun bernama Dr Jennifer S. Hunt memperlihatkan karangan bunga di depan Canberra Mosque di Canberra, Australia.

 
Media lokal ABC Brisbane melaporkan karangan bunga juga terlihat di halaman Lutwyche Mosque yang berada di Queensland.
 
Di Twitter juga diperlihatkan bahwa rangkaian bunga menghiasasi pagar Lakemba Mosque di Sydney. Australian memang cukup terpukul karena pelaku merupakan warga negaranya.
 
Aksi dengan memberikan rangkaian bunga ternyata juga dilakukan hingga ke Kanada, misalnya di The Al-Jamia Mosque, masjid tertua di kota Vancouver yang dibangun tahun 1963. Aksi atau unggahan serupa juga ditemukan berasal dari masjid di Amerika Serikat, dan Inggris.

 
Unggahan paling menarik berasal dari akun Twitter BBC Radio Mancheste, Inggris. Mereka mengguha foto seorang pria yang berdiri di luar masjid di kota Manchester. Pria tersebut memegang kertas bertuliskan "Kamu adalah teman saya. Saya akan menjaga kalian saat beribadah."

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif